MENERKA-NERKA


Tum temani aku... dalam gelapku dan terangku



Ku harap kau mengerti
Ku percaya kau takkan berpaling
Ku percaya padamu
Ku tak mau menerka-nerka

Ku yakin kau bisa menjaga hatiku
Saat tak bersamaku
Ku ingin bersandar di pangkuanmu
Untuk selamanya

Dan bermanja-manja ria
Berdua untuk selamanya
Ajak aku kencan tum
Aku telah mencintaimu

Tatap aku lagi
Tatap aku lagi
Berkali-kali

Aku ingin mengungkapkan
Rasaku padamu
Bahwa aku ingin dipelukkanmu
Selamanya

Aku takut sendirian di dunia ini
Ojok jebong-jebongi lagi
Aku nanges di rumah loh tum
Aku memang tidak bisa apa-apa

Tapi kan aku sudah berusaha
Untuk memperhatikanmu
Dan mencoba mengertimu
Walaupun kau punya cewek lain selainku

Aku ingin menyuapimu
Karena aku ingin tau rasanya
Menyuapi seseorang spesial di hatiku
Malah kau blokir, hahat kamu tum

Pengen merengek menangis
Dan jotos-jotosin dirimu
Sampai babak belur
Masalahnya itu, kapan saat yang tepat aku jotosin kamu

Wajahmu terbayang dalam benakku tum
Wajah imutmu
Kamu tuh manis, hitam manis
Kruwul-kruwul rambutmu
Emes aku sama kamu

Pengen megang
Tapi gak ilok
Ntar ada rangsangan
Terus kita berdosa

Aku gak mau berdosa
Nanti terjadi sesuatu laan
Sekarang aku grogi dan canggung bertemu denganmu
Ya karena aku mempunyai rasa padamu tum

Rasanya canggung sekali
Mau menyuapimu
Dan bertanya pertanyaan yang banyak
Saja susah sekali

Tum,
Hanya lewat blog
Aku bisa terang-terangan mengungkapkan
Rasaku padamu

Kalau secara nyata
Aku belum bisa
Karena aku takut ditolak
Tum, kamu mau menerima hatiku
Dengan segala luka yang pernah terjadi ?

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.