BERHENTILAH


Untuk cowok di sekret, berhentilah bermain denganku. Ku mulai sadar bahwa kalian bertiga apalagi tri idiotku mencoba bermain disini. Mulai dari perkataan tejo yang aku disuruh membahas hal lain selain perasaan yaitu politik. Terus saat aku sama mb wike, ketum dan mas reza dan kanda ali, terutama ketum sama mas reza bisik-bisik, entah bisik-bisik bahas soal apa. Lalu mas reza pernah bilang ayo ke KUA setelah lihat ponselnya, aku tahunya ketika update status di ig, mungkin sie tejo memberi tau di grup mengeshare sreenshotanku itu. Kalian kongkanglingkong ya.
Ku tu tidak bermuka tum. Just stoping please.
Ku hanya ingin berdamai dengan kalian.
Ketum jika aku ada salah, tinggal bilang saja.
Ku baru sadar, ku berusaha meredam ego dan menunjukkan toh.
Tum, tum, kamu pinter sekali kongkanglingkon bertiga.
Ku mulai curiga, disitu ada sebuah grup.
Kalian saling bekerja sama menempa diriku.
Entut emang kalian iku.
Ku sudah emosi, kalian tempa terus.
Tri idiotku sayang, jangan nempa diriku, berhentilah.
Kalian itu bagian dari kisahku.
Lah, terus aku masuk ke lingkunganne tejo yang mesa meso, aku jadinya ikut mesa meso kan. Otakku mulai eror ini.
Antara kehidupanku dulu yang bersih tidak ada kata kotor, sekarang masuk ke lingkungan penuh dengan perkataan kotor yang membuatku ingin ketawa. Terkadang di rumah keceplosan kata kotor tersebut. Akhirnya aku dimarahi mamaku deh. Ku di marah-marahi. Dan aku insaf lagi.
Ketika tejo bilang, kita disini kalau masalah agama itu dalam bermain tidak dipermasalahkan, ku baru sadar kalian bermain denganku. Entut emang kalian iku. Kalian cerdas semua bermain denganku.
Ku tuh mau mengembangin sekret dengan tenang gitu. Tak usahlah kalian serang. Eaa. Ku tuh mau tanya-tanya.
Ketum, jangan bilang aku itu kebodohan yang terstruktur, mengena di hatiku loh.
Ketum, jangan memasang wajah menangis di matamu, ku jadi mikir, emang aku salah apa ke kamu. Kan aku merasa bersalah ke ketum. Ketika ketum bilang hantam kesombongan dan keangkuhannya, mosok aku begitu tum, oke maafkan aku kalau gitu. Ku memang tidak pintar bersikap. Ketum jangan marah sama aku. Jangan memasang wajah seperti itu lagi, ku jadi mikir sumpah.
Ku emang sombong kah ?
Ketum ajari aku bermuka seperti ketum gitu, agar aku jadi pinter.
Ku tu kurang bersosial, jangan bahas yang berat-berat kayak nikah.
Ku tuh masih dalam prinsip jomblo fii sabilillah tum
Ku bisa loh caperin cowok di fb terus suruh ke rumahku dan aku bermuka. Bisa banget tum.
Ku memang begini dari kuliah dan seterusnya.
Hatiku aku jaga untuk calon imamku kelak.
Entah siapa tum.
Kan kok ngoceh sendiri ke ketum ya.
Aneh beneran.
Ketika ketum bilang cari alternatif lain.
Ku mulai curiga ketum juga suka.
Tum, jangan suka aku, kan aku udah bilang caperanku banyak di facebook. Ku bisa membuat mereka melamarku langsung. Masalahnya itu adalah aku mau menghilangkan kebaperanku ini tum.
Bawa perasaanku sangat parah sehingga di tempat kerja tidak bisa menghadapi orang-orang yang sering mengilokno diriku.
Di aqila course saja aku tumbang.
Semoga di yatim mandiri aku tidak tumbang.
Banyak cowok ganteng disitu tum. Hehehe
Aku bisa caper-caper nih.
Sepertinya memang cowok itu baik tum.
Kok aku merasa cerita ke ketum ya.
Entut. Ku kangen sama ketum...
Tum, kasih rahasia gitu, di hpmu aku yakin ada sebuah grup yang mengintaiku.
Tunjukkan aku dunk tum.
Ku mulai curiga.
Dalam grup HMI Mojokerto, intelektual jadi intelek tuak. Ku mulai curiga itu untukku.
Aku benar-benar penasaran kepada kalian.
Show me the rahasianya...
Ku baru ingat ketika ketum bilang “jangan menghalalkan cara untuk memenuhi egomu”. Tum ku baru sadar bahwa ketum sayang sama aku. Wkwkwk
Ku tuh sayang sama semuanya kok tum.
Hanya ku tidak bisa bersikap gitu yang baik gimana.
Ajari gitu loh tum bermuka.
Semakin kesini, ku semakin malu dengan diriku.
Yang punya banyak ide, tapi sedikit sekali eksekusinya.
Tum kamu cerdas sekali.
Entut tumku iki.
Ku kangen sama ketum kan.
Kangen sebagai seorang sahabat mungkin.
Entut memang semuanya terasa blur.
 Ku sudah bilang, aku dijodohkan saja, agar kalian berhenti bermain denganku.
Ku tuh sudah dada sesak sekali. Buat baca buku aja sudah tidak mampu karena dadaku sesak. Mikir komunikasiku ternyata kurang. Hahaha
Entut emang kalian iku.
Ku ini marah-marah loh.
Ku semakin tau bahwa diriku ya begitulah.
Ayo jalan-jalan poo tum, mas reza, kanda ali, mas zen. Ku tidak mau ngajak tejo. Entut arek iku, mosok aku jadi purel, ku itu sudah tua disuruh jadi purel. Entut memang dia itu. Ku tuh sudah jadi purel di facebook. Caperanku banyak. Masalahnya aku ingin anak mojokerto saja biar dekat sama ortuku gitu loh. Dan anak HMI karena mereka cerdas sekali berteori. Apalagi teorimu banyak sekali. Sampai kepalaku puyeng.
Ku baru sadar memang aku bukan anak organisator. Hehehe...
Sudahlah berhenti bermain denganku.
Ku mulai sadar loh
Emang tri idiotku itu pinter-pinter deh. Aku menyerah. Angkat tangan deh sumpah.
Aku yakin pasti kalian bertiga kongkanglingkong.
Firasatku berkata begitu.
Ku akan mencari kebenaran sendiri.
Mas reza itu sebenarnya sifatnya gimana
Ketum itu sudah tau aku bermuka alias profesional.
Kanda ali itu baik sepertinya
Ku masih penasaran sama dirimu jo, kau mamang cerdas, pecinta wanita sepertinya. Mosok anak-anak sekret semua dideketin. Entut kamu. Aku juga bisa deketin semua cowok dengan pesonaku. Entut memang.
Katanya sih tejo itu dewasa, ku belum yakin itu. Memang teorinya banyak sih. Kata ketum sama mas reza, dia gak bilang kalu dia ateis. Ya Allah mosok atheis ngunu. Makane teori e banyak sekali. Ku mulai gila dibuat dengan teorinya yang begitu banyaknya.
Aku tanya seseorang di wa ku, bahwa kalau sie tejo suka orang, dia bakal sayang banget. Kan aku jadi mikir, memang dia penyayang ? Emang dia penyayang semua cewek sepertinya. Sampai cewek-cewek sekret dideketin. Entut kamu iku. Berhentilah bermain. Ku lelah bermain.
Hidup itu simple.
Iya simple sekali.
Emosiku meledak ketika igmu itu menandakan bahwa itu untukku jo.
Ketika kamu bilang “kalau kamu jadi istriku kamu harus baca”
Entut emang kamu. Bicaramu selalu istri, istri dan istri.
Khayalanku kan meninggi gitu.
Kamu sudah berapa lama mengepoin blogku jo ?
Apa sudah dari awal ku masuk HMI ya ?
Entut emang kamu iku.
Kalau suka bilang sini. Biar aku tolak kamu. Dasar dedek imut.
Ku mulai sadar loh kalian bermain denganku.
Ketum pisan, ajari aku bermuka lah tumku. Entut memang.
Mas reza, ajari aku supaya bisa ngatur heru jatuh hati padaku ngunu loh. Entut pisan.
Tri idiotku memang pintar-pintar. Entut memang.
Dada ku sesak ini, ku mulai sadar bahwa aku bingungan. Sakit hatian. Sebenarnya ku tu rinduan kepada kalian bertiga.
Ku mulai sadar, ketika kalian bertiga ngobrol dan disitu ada aku.
Kalian saling menasihati satu sama lain. Entut pasti kalian kongkanglingkong ini.
Good job tri idiot memang luar biasa.
Ku baru sadar ketum menghantam diriku...
Duh tumku ku kangen kamu loh. Wajahmu itu saat berubah tuh menyenangkan. Ketika ketum bilang waktu dulu itu gunakan pengalamanmu. Tumku, tak beri tahu, dari dulu sampai sekarang memang aku begini.
Ketika tum bilang untuk mendapatkan diriku itu sedengan. Entut kamu tum bermain denganku.
Ya harusnya kamu tu ajari aku. Malah ingin merebut hatiku.
Ku tu sayang kalian semua. Semuanya.
Bilang gitu tum kalau suka.
Ketika aku eror dan bilang pacaran. Kau merasa gimana gitu. Diriku eror itu tum, khilaf. Wkwkwk
Ku tuh mau mendalami cowok, emang cowok itu gimana sih. Heheh..
Kata seseorang ketum itu ada childishnya.
Terus tejo itu cuek tapi kalau sayang akan benar-benar sayang. Entut memang.
Ku mulai eror beneran.
Kalau diriku, itu memang ingin dimanja dan punya cita-cita tinggi dari sorotan matanya.
Dan juga, nangisan jika merasa melukai hati seseorang. Heheh
Entut kamu jo bilang cantik itu relatif.
Ku mau baca, biar mengalahkan teorimu itu.
ENTUT MEMANG KALIAN... KU YAKIN KALIAN MENGINTAIKU....

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.