KELUAR


KU TAK SANGGUP
JIKA TERUS BEGINI
KU TAK SANGGUP
JIKA ADA YANG MEMPERMAINKAN
ORANG LAIN

KU INGIN SENDIRI
TANPA BEBAN
TANPA GANGGUAN ORANG LAIN
KU HANYA TIDAK BISA BERSIKAP

BAHAGIA MEREKA
BERSEDIH MEREKA
SUNGGUH MENYENANGKAN
AKU TAK SANGGUP

DAPATKAH AKU BERGABUNG
DENGAN MEREKA ?
AKU LELAH SENDIRI TERKADANG
TANPA KEPASTIAN

KU INGIN KELUAR
DENGAN SESAK YANG TERJADI
KU INGIN KELUAR
IYA, AKU HARUS CEPAT CARI BEASISWA
DAN KETERIMA
AGAR AKU TIDAK LAGI BERKECIMPUNG
DENGAN DUNIA YANG MEMBEBANIKU

KADER PRIMITIF
KADER EJAKULASI DINI
KADER APA LAGI
LELAH

DIKEHENINGAN MALAM
BERALASAN TANAH
SENDU
KALIAN MEMBINGUNGKAN

KU INGIN JAUH DARI KALIAN
KALIAN MEMBUATKU BINGUNG
MEMBUAT NGECEMBENG
DENGAN TINGKAH KALIAN

BERBEDA


Dapatkah dirimu
Memberi aku
Kepastian
Bersama

Terdengar sentakkan
Nada tinggimu
Mengingatkan
Wajahmu

Egoku meninggi
Berikan aku
Stimulusmu
Tenangkan

Saat down diriku
Bisakah kamu
Memberiku
Senyuman

Pahamilah aku
Kau akan tahu
Siapakah
Diriku

Senja menjemputku
Untuk berlari
Menghampiri
Senduku

Jangan pernah pergi
Dari diriku
Yang begini
Korelis

Jangan menatapku
Matamu itu
Menajamkan
Hatiku

Nafas kasihanmu
Kepada senja
Dapatkah kau
Yakinkan

Jangan nada tinggi
Yang membuatku
Merasakan
Kelamku

Sholatlah dirimu
Sebelum tiba
Masa suram
Neraka

Apakah merokok
Bagus untukmu
Kesehatan
Hatimu

Tangan kecil hangat
Menggoda lucu
Sepertinya
Fucking me

MENYAKITI DAN DISAKITI


MENYAKITI DAN DISAKITI
Sesak
Entah kenapa
Dadaku sesak
Rasanya sesak

Aku ingin melangkah
Kau tidak melihat itukah ?
Aku keluar dari zona nyaman
Kau tidak melihat itukah ?

Semuanya jadi blur
Tidak terjamah waktu
Tidak terjamah apapun
Keindahan di mereka

Mereka sangat indah
Mereka mengerti diriku
Yang baperan
Dan menyebutkan bahwa aku berharga

Mereka indah
Sangat indah
Benar-benar indah
Oh Tuhan
Aku ingin bersama mereka
Dalam keindahan
Selalu indah

Kalau aku keluar dari organisasi
Apakah itu akan indah ?
Aku lelah di politiki oleh kalian
Kalian itu menyebalkan

Tidak ada yang pasti dengan kalian
Tinggal mengatakan aja
Kenapa susah sekali
Oh menyebalkan

Disana tidak mau menyakiti
Disini tidak mau menyakiti
Sampai kapan dunia ini saling menyakiti dan disakiti
Oh ternyata aku baperan, pemikir dan gak jelas lainnya


AKHIR PERJUANGANKU




Air mata menetes
Berjuta air tetesan keluar
Aku sadar bahwa
Bahwa kau memilih dia

Aku menyerah
Aku lelah memperjuangkanmu
Tanpa kau tak pernah mengertiku
Aku menyerah

Bergaul sungguh
Sesuatu yang tidak mudah bagiku
Dan kau memilih dia ?
Aku hanya lelah pura-pura tersenyum

Hari ini, aku menangis karenamu
Untuk kesekian kali
Dan tetap kau tak mengerti
Iya memang komunikasiku kurang

Aku menyerah
Bergaul dengan orang lain
Sungguh melelahkan
Aku sudah capek

Kisah kalian adalah saksi bagiku
Bahwa cinta itu menyakitkan
Aku sungguh lelah
Pura-pura tersenyum untuk orang lain

Inilah hidup
Yang harus tetap tersenyum walaupun
Itu perih
Dan melelahkan

Mencoba tersenyum saat tau
Kau saling jatuh cinta dengannya
Ku mencoba tersenyum di depan stand up comedy
Tetap tidak bisa tersenyum

Hati ini sakit
Ku coba melihat mereka
Tetap saja sakit
Tak senada

Aku lelah
Aku sangat lelah
Melihat sebagian dunia
Yang menyenangkan

Mimpiku memilikimu
Sudah berakhir
Sudah lelah pura-pura
Mencari penggantimu

Ada yang bisa meluluhkanku
Aku masih tidak yakin
Apakah dia juga ada rasa
Untukku ?

Ku ingin berbicara pada langit
Aku lelah tidak tau arah
Aku lelah
Mimpiku hancur




Ku Rindu

Ku ingin bercerita
Kisahku
Padamu

Dengan senyuman
Berbagi kisah
Satu sama lain

Hati lembutmu
Baik dan lembut
Jangan kau pikirkan aku

Pikirkan masa depanmu
Pikirkanlah cita-citamu
Jangan kau pikirkan
Rinduku padamu

SESAK


SESAK
Setelah kalian tempa dengan serangan-serangan yang membuat aku bingung. Aku menyadari bahwa diriku benar-benar ingin berontak. Lepas dari apa yang kalian katakan itu. Rasanya sangat sesak begitu. Tidak terima hal tersebut.
Sesak ini aku ingin membuktikan kepada kalian bahwa aku mampu. Setiap hari sesak karena kata-kata yang kalian keluarkan menyakitkan hati. Harus bisa menerima bahwa iya aku kekanakkan. Ya udah mau gimana lagi. Harusnya menggunakan teknik masa bodoh. Masih belum bisa menerimanya.
Rasanya dimana-mana sesak, bertemu dengan orang lain juga sesak. Kalian harus bertanggungjawab, kenapa sangat sesak sekali. Setelah keluar dari kerja dan mencari kerja lagi, rasanya sesak, sangat sesak. Masuk organisasi dan ke organisasi lain, sesak bertambah sesak. Diamana-mana menemukan kesesakkan, rasa itu semakin sesak setiap malam.
Sakit ini bertambah sakit, tangisan ini semakin deras setiap hari. Politik kalian membuatku sesak. Aku tidak sanggup lagi. Inginku berkata tidak baik kepada kalian. Sakit sekali rasanya. Jangan menggunakan politik kepadaku. Aku sudah bingung dengan diriku sendiri, malah kalian serang. Mau tak blokir ?
Ya kan, sesak sekali. Sudah menangis setiap malam, malah tetap sesak. Aku punya bisnis untuk kalian bersama yaitu membuat sebuah cafe gitu. Atau diskusi apa enaknya, nanti bisa dijadikan bascame cafe HmI. Setiap aku daftar ke lembaga lain, masa lalu membayangi bahwa diri ini tidak mampu, kalian membuatku bertambah sesak tau. Sumpah, aku tidak bisa berkutik lagi mau gimana.
Kepalaku pusing, langkahku tersendat, yang aku ingin kan menangis seperti dahulu saat seseorang meninggalkanku. Semuanya terasa sesak tidak bisa aku ungkapkan. Iya, aku masih belum menerima perkataan kalian, sungguh sesak. Ingin teriak kepada kalian bahwa aku pasti bisa sambil menangis. Emosiku tertimbun meledak ledak seperti bom waktu tapi, masih aku tahan karena memang kalian bukan siapa-siapaku jadi aku tidak berhak memarahi kalian semua.
Aku tidak akan menganggu kalian, namun tetap saja sesak.
Sesak sekali
Sungguh sesak, sangat sesak, benar-benar sesak.
OMG emosiku meledak-ledak ini.
Wow keren, semua stimulus kalian baru aku cerna dan sesak, sesak sekali rasanya.
Aku tidak kuat menerima pernyataan kalian masihan.
Sesak sekali
Sangat sesak
Tuhan kenapa ini
Aku sungguh tidak kuat
Dengan sesak yang telah engkau berikan
Setiap keluar sekarang mejadi blur
Sesak
Ngecembeng
Sesak sekali
Semua amanah menjadi p3a mejadi beban berat untukku
Baru tahu bahwa memang tanggungjawab itu sangat berat
Menampung kalian semua juga berat apalagi sesak yang ku rasakan
Emosikah ini ? atau butuh dirukhyah diriku ? kenapa sungguh sesak ya ?
Terlalu bawa perasaat sekali,
Rasanya aku mau meninggal sangat sesak beban yang telah aku terima
Teringat dengan janji janji masa lalu yang belum aku berikan
Misalnya, belum menghafal al quran
Terus banyak janji-janjiku yang belum aku selesaikan
Ternyata amanah dan tanggungjawab itu berat sekali
Aku baru menyadarinya sekarang
Mendidik kalian satu persatu juga berat
Kalian berbeda-beda tipe, kebiasaan, tingkah laku yang membuat aku bingung untuk memulai itu semua.
Kalian memang berbeda apalagi aku
Untuk mendorong kalian dan memotivasi juga membuatku sesak
Aku tidak mau kalian bersedih
Aku sayang kalian semua tapi, tidak tahu mulai dari mana
Aku ingin menghasilkan uang bersama kalian semua seperti
Keterampilan atau bisnis yang lebih besar di mojokerto
Kita saling bekerjasama untuk kemakmuran indonesia....
Setelah itu bisa kita salurkan ke rakyat miskin tapi, butuh kerjasama dan itu memang turun kelapangan tidak semuadah yang dikira...
Aku di rumah sudah lelah memikirkan harus membantu mama, ayah ini dan itu. Sekarang memikirkan tingkah kalian dan masa depan kalian. Berat sekali...
Itulah kenapa aku cinta sama ayah, ayah hebat bisa mengkomando semua rakyat sekecamatan dengan bijaksana. Ilmunya bisa aku tangkep nih. Tapi sek, masih pusing, mau menenangkan hati dahulu.
Menjaga hati wanita lain juga rasanya sangat sesak.
Aku mulai alay ya
Aku tahu sih, banyak cewek didunia ini dan banyak cowok didunia ini, kenapa aku harus pusing ya. Pasti ada yang mau dengan diriku yang seperti ini suatu hari nanti yang mencintaiku secara tulus dan tidak membuatku tidak nyaman.
Ada banyak sih, aku bisa melihatnya tapi, aku masih sesak dengan tingkah kalian, akting kalian yang sok peduli. Mulai deh.
Iya kata ayah, memang bersosial dengan siapa saja itu penting, oke aku terima. Aku masih memikirkan membersihkan rumahku ini yang banyak barang-barang tidak penting. Rasanya sesak hanya dalam pikiran. Selebihnya entah ini masih ngecembeng.
Menghilangkan baperku ini, sungguh. Sok tauku terlalu memang. Aku menganalisis secara tidak kasat mata. Hehehe
Kalian itu aku mencoba mengayomi tapi tidak sesuai ekspetasi.
Sulit ternyata terjuan ke lapangan (tepok jidat)
Lalalala
Aku harus baca buku,
Ku tak sanggup baca buku karena sesak.
Sesak memikirkan hmi
Sesak memikirkan kerjaan
Sesak memikirkan rumah yang berantakkan
Sesak memikirkan impianku
Sesak berjuta kesesakkan
Aku mulai paham bahwa aku baperan, kekanakkan, sotoy, galauan, terombang-ambing, komunikasi kurang jadi emosiku meledak-ledak tidak mau terima itu. Meyakinkan segala cara bahwa itu salah padahal itu menyakitkan.
Sesak
Sesak sekali
Aku butuh sorang psikolog
Sudah tidak sanggup menahan kesesakkan
Aku butuh psikolog untuk menerima apa yang kalian ucapkan yang menyesakkan ini
Oh tuhan jaga hatiku yang lagi sakit
Hatiku sangat sesak
Aku memikirkan masa depan kalian mau dibawa kemana ?
Memikirkan kalian nanti bisa tidak mencari uang. Kan padahal kalian punya keahlian masing-masing yang luar biasa.
Ingin gitu, mengetahui semua keahlian kalian
Lalu kita bekerja sama menyatukan dan membuat karya setelah itu kita bisa membagikan uang tersebut buat masa depan HmI kita. Dan kepada rakyat-rakyat yang kekurangan.
Terlalu besar ya mimpi ini ?
Sudah lah kalian masih ingin bersenang-senang
Mungkin aku butuh silaturaHMI dengan kalian semua.
Belum waktunya memikirkan itu.
Sekarang dijalani apa yang ada.
Terlalu baper dengan tingkah kalian yang masih gimana gitu.
Kalian itu bersikaplah yang baik, sopan, kepada lainnya. Itu masih dalam perspektifku. Mikiro masa depan. Oh pasti kalian memikirkan itu ya. Kan ngecembeng mikirin semuanya.
Hmmm hmmm nissa sabyan

Jantung Berdetak Sekaligus Sesak


Jantung Berdetak Sekaligus Sesak

Banyak benturan dimana-mana, sekaligus hatiku berdetak lagi karena seseorang. Aku ingin teriak kepada seseorang itu bahwa entahlah mau bilang apa. Sekaligus hatiku sesak karena aku harus meninggalkan sahabatku sendirian bekerja, mungkin kita tidak cocok bekerja dalam tim tapi, aku akan tetap bersahabat dengan dia. Aku tidak bisa menjadi sahabatnya yang baik. Semoga dia selalu bahagia di tempat kerjanya itu. Aku tak berproses di HmI agar dewasa. Tidak sesak seperti ini.
Aku ternyata sangat kekanakkan. Banyak ide yang aku punya. Tapi setelah aku berbenturan dengan seseorang, aku tidak bisa berfikir sebelum masalah tersebut selesai. Aku menyelesaikan masalah tersebut, setelah itu mengurus hal yang lainnya. Entahlah, ketika sesak memikirkan seseorang kecewa denganku, aku merasa diri ini benar-benar tidak berguna, sudah kekanakkan, tidak bisa komunikasi, tidak memakai akal dll, akhirnya mual-mual yang terjadi, mengingat itu saja aku ingin menangis terus. Andai aku minum baygon, aku sudah game over, alasanku tetap hidup hanya satu, karena Ayahku, mungkin kalau ayahku tidak ada, aku akan bunuh diri mengikuti ayahku. Hanya Ayahku yang membuatku hidup sampai sekarang.
Aku memang cewek yang benar-benar cengengan, sejak kecil manja dituruti ini dan itu. Hingga sekarang, bersosial tidak lah mudah ataupun bekerja di bawah tekanan sangat tidak pantas aku bekerja. Lebih baik, aku dirumah baca buku dan menulis itu hal yang selalu inginku rasakan. Ketika bercerita masa lalu, selalu dan selalu aku ingin menangis, tidak tahu kenapa, aku punya masa lalu yang membuatku selalu dan selalu ingin aku hapus, tetap saja masa lalu tersebut muncul setiap malam.
Benar-benar introvert sekali diriku, benar-benar seperti seseorang yang sangat tidak pantas untuk ditiru. Aku harus membaca buku agar aku bisa dijadikan calonnya. Aku tidak pantas untukmu sekarang, lebih baik kita berteman karena aku punya masa lalu yang akan membuatmu kecewa. Lebih baik kita berteman karena itu akan membuatku bertumbuh. Ketika aku pantas, entahlah engkau mau bersamaku atau tidak. Teruntuk seseorang yang membuatku berdetak lagi, aku tidak bisa mendekatimu karena aku merasa tidak pantas.
Semoga kita saling memperbaiki diri, jiwa bebasmu membuatku ingin keluar dari rumahku dan bertemu cowok-cowok gokil seperti stand up comedy, lucu sekali mereka. Mereka benar-benar langsung ceplas ceplos yang membuatku lega untuk mengungkapin jiwa egoku tinggi kepada cowok. Mereka semua hebat sekali bisa tertawa lepas, cak cuk mereka membuatku lega mengungkapkan keluh kesah.
Aku senang bisa bertemu cowok-cowok lucu, semoga dengan hadir mereka aku akan tertawa. Terkadang tidak menyukai keseriusan, itu membuatku mual. Serius-serius itu hal mikir dan membuatku tidak bisa bernafas. Teruntuk, heru yang selalu menjadi tempat keluh kesahku, terimakasih menjadi sahabatku, maafkan aku tidak pantas menjadi sahabatmu yang baik.
Aku ingin menangis terus setiap hari karena aku memang tidak pantas untuk bersosial dan hal lainnya. Aku lebih baik sendirian di kamar dengan bantal yang nyaman bercerita tentang hari-hariku yang sederhana. Aku ingin kau mencintaiku dengan hal-hal yang sederhana ini. Entah teruntuk seseorang. Mulai lebay deh, sumpah lebay sekali aku tuh. Gilani sekali. Entah memulai darimana agar bisa dewasa. Aku benar-benar tidak tau harus gimana memulai itu. Selalu mengecewakan orang lain. Itulah hal yang aku lakukan.

Curhataan




Apa aku separah itu kah ?
Sampai kalian perhatian sama kader seperti ini ?
Kepo ? kepoku separah itu kah kepada kalian ? hehehe
Sotoy ? sotoyku juga benar-benar parahkah ?
Introvert ? Parah banget ya ? sering emang tak batin semuanya.
Childish ? Oh ini sih iya, aku bisa loo mengingat detail apa yang kalian lakukan dan katakan padaku kecuali tanggal berapa, aku lupa.
Emang aku sekeras kepala itukah ? Kalau mimpiku ke luar negri sih iya... Itu mimpi yang membuatku masih hidup sampai sekarang. Kalau mimpi bersama Heru sih entahlah itu masih tidak terjawab sampai sekarang. Heru mah masih berhubungan sama Mila. Jadi, aku masih malas banget sama dia.
Dan aku juga sering setres sendiri bangun pagi. Pikiranku masih kemana-mana tidak tahu harus apa mengambil keputusan.
Setelah aku pikir-pikir karena kalian aku mulai sadar bahwa memang aku sangat kekanakkan sekali.
Tersakiti dan menyakiti benar-benar aku ingin menghilangkan tetapi, masih belajar.
Setiap malam aku seperti dahulu, dingin tidak bisa menghirup indahnya dunia. Rasanya ingin membaca buku tapi, dadaku sangat sesak sekali.
Kalian begitu perhatian padaku, itu juga membuatku sesak. Pikiranku kemana-mana kan ?
Apa aku separah itu ?
Jangan care sama aku! Nanti jadi bebanku kan (Tepok Jidat)
Pikiranku emang terlalu jauh sih memikirkan yang tidak pasti.
Duh, pusing kan diriku...
Kalian kok pinter sekali berani bermain denganku ?
Oh jangan jadi bebanku...
Bebanku sudah banyak menjaga sahabatku, dan lain-lainnya.
Kenapa aku tidak bisa melepaskan beban ini ya ?
Aku ingin menangis looo setiap malam, tidak bisa mengeluarkan air mata
Apa sih yang salah padaku? Kadang sebel sendiri.
Kalian membuatku bebankan...
Eh mulai deh pikiranku kemana-mana. (Tepok Jidat)
Dadaku mulai sesak lagi, ada seseorang yang membuatku ingin mengatakan sesuatu. Entah siapa ya...
Sesak sekali rasanya.
Oh Tuhan,,,
Beri aku pemikiran yang luas, jangan membuatku berpikir aneh-aneh lagi.
Shit...
Aku memang pekok sih, tapi, aku tahu kalian care
Sudahlah, ini hidupku, biarkan aku sendirian....
Eh mulai deh, batinku berontak...
Banyak sekali benturuan.
Emang aku keras kepala ya ? hmm... kemungkinan sih begitu... Keras kepala dalam impian...
Mukaku, memang tidak bisa bermuka dua dan sering sekali keceplosan mengatakan sesuatu yang tidak harus dikatakan.
Aku bingungkan, pengen teriak...
Aku ingin sekali fokus pada impian saja, tapi, ya aku tahu bahwa butuh uang...
Sifatku harus dirubah, duh aku sudah bilang, aku bingung, tidak mau menyakiti dan disakiti.
Duh lihat kalian itu serasa sangat menyenangkan...
Aku ingin menangis rasanya...
Wow ada yang menganggu aku...
Aku ingin keluar dari bebanku
Wow, benturan dimana-mana
Kerja, FLP, HmI
Wow, keren sekali benturan ini...
Ingin sekali dance atau tertawa juga menyanyikan lagu bersama-sama tanpa beban.
Lalalala...
Hmmmm....
Ingin ku teriak,,,
Inginku menangis
Inginku belajar matematika
Inginku tidur saja seperti putri tidur
Inginku mati saja
Aku sudah capek bersosial
Aku sudah lelah diombang-ambingkan
Duh, butuh imam yang sholeh seperti pak sholeh. Wkwkwk
Yang bisa membimbingku ke jalan yang benar...
Tidak merokok dan sholat tepat waktu...
#woy kanda-kanda sholat gitu looo...
Kenapa kalian suka merokok sih ? mikir .... hmmm, aku juga pengen sih nyicipin tapi, gak boleh lah...
Pengen merubah aku ? oh bentengku sudah kebal dan kuat... kokoh seperti batu. Wkwkwk
Hatiku sakit sekali, boleh gak aku teriak kepada kalian...
Hahaha
Boleh tidak aku nangis lagi di depan kalian...
Rungokno ae...wkwkwk
Pengen gitu aku nyeneni kalian seperti ibu tiri kalian....
Hahaha



BITCH

Aku Bitch ? Whatever


Ku ceritakan sebuah kisah. Kisah yang ingin aku ungkapan pada bloggerku ini. Kisah yang aku rasakan. Kisahku tentang cowok. Ada seorang cowok yang menurutku, dia selalu mengeluarkan kata yang bisa membuatku mikir. Dia paham betul bahwa pola pikirku ada yang merumitkan.

Aku menyukainya, dia sudah memahami itu. Mungkin kau benar bahwa diriku devil. Ada sisi gelapku ketika seseorang yang menyakitiku terluka, atau menangis, aku merasa bahagia. Jika seorang cowok begitu mudah aku dapatkan, kau benar aku pasti bilang “mudah banget aku dapatkan”. Ketika aku merasakan bahwa cowok itu aku dapatkan, kau benar “itu tidak asyik sekali”.

Jiwa devilku besar ternyata. Hahaha

Ketika aku bertengkar sama mama. Dan mama marah, sisi gelapku terlihat bahagia, sisi lainnya “itu tidak baik”. Ada keseruan tersendiri gitu kalau terjadi konflik. Kau benar sekali, emang aku bitch. Banyak cowok yang ku coba untuk ku baperin di facebook. Dan cowok tersebut tergoda, aku batin “Cuma segitu saja bisa aku dapatkan”, emang tidak seru. Wow kau luar biasa bisa menebak sisi gelapku. Wkwkwkw

Itulah kenapa permainan dipegang oleh Heru, dia menolakku sebanyak 3x, dia menguji apakah egoku bisa dipendam dia. Luar biasa Heru juga. Ketika Heru bilang Mila, aku merasa tersaingi dan mencoba untuk menjadi dia. Dia telah mengusik jiwa mau menang sendiri. Ketika aku lihat Mila lebih cantik, sholeh dan lain-lain, iya benar, aku tidak mau dikalahkan oleh siapapun. Kau benar egoisku besar sekali.

Hebat banget kau bikin status “Fuck me if u can”. Membuat bulu kudukku ingin mendapatkanmu. Kau asyik sekali sudah paham bahwa aku bitch. Hahaha

Ini dalam keadaan normal aku menulis ini

Aku senyum-senyum sendiri menulis ini dan memikirkanmu.

Awal screening, itu energiku masih banyak sehingga, aku terlihat ceria. Aku mulai mengamati cowok disitu satu persatu. Cuma mengamati aja dan mengajak guyonan sama mereka. Ada satu cowok yang aku baru sadar. Dia disampingku menggoda cewek disekitar dan mengeluarkan kata-kata “istri masa depan”. Wow, emang seperti itu ya kamu.

Ketika bersamaku, kau tidak menggodaku, Cuma melihatku saja dalam.

Ketika di stan milikmu, aku mencoba sok imut disitu, dan kau berkata aku cocok semester 3. Hahaha.... Apa kau ingat itu ? Kau Cuma melihatku perlahan demi perlahan. Mengamatiku demi perlahan.

Kau juga menceramahiku bahwa intinya berita itu tidak boleh percayai begitu saja, maksudnya tidak boleh ditelan langsung. Aku batin, “ya aku sudah tau itu bro”. Kau melihat aku begitu kekanakkan kah aku ? oh tidak begitu bro. Hanya saja, aku tidak pernah disentuh oleh cowok manapun alias seru tidak cowok itu. Hahaha

Ketika di stan filsafat, disitu seru bisa berdebat dan selesai itu kau berkata kepada mereka "bilang apa dia?" wow kau sudah memperhatikanku bro. 
Ketika aku kebingungan, kau meminjamkan hpmu dan aku lihat disitu ada bloggerku. "Dasar". Dan ketika ketum dan mas reza tanya namaku, kau telah menyebut namaku dengan lancar. "Kau telah memperhatikanku dari awal ?" Wow asyik kamu. 
Kau asyik sekali orangnya. Kau sudah mengerti jiwa setaraku sama cowok besar.

Kayaknya seru sekali jika kita bersaing bro. Hahaha

Tenang saja, aku tidak akan jatuh cinta ke cowok manapun.

Kan aku sudah bilang kecuali cowok yang berani ke orang tua ku. Titik

Seru kan bro kalau begitu ?

Ketika aku curhat tentang heru bersama kalian, dan aku menangis karena mu. Wow, kau hebat selalu bikin aku menangis. Kau cowok asyik. Kau menggoyahkan jiwa ingin memilikkimu seorang.

Tapi, maafkan daku, aku tidak bisa mendekatimu, kau asyik, seru sekali.

Aku tidak bisa karena ya karena aku sudah melihat kau tersenyum bersama cewek lainnya. Aku tidak bisa. Nanti cewek itu bersedih dunk karenaku, aku tidak bisa ya tidak bisa bro. Kan aku sudah bilang aku tidak bisa menyakiti dan disakiti.  Titik. 

Inikah yang dinamakan sotoy ?
Aku ada jiwa tidak mau tersaingi oleh cewek manapun.

Jika kau menjadi milikku, ya milikku tidak boleh lah kau senyum-senyum sama cewek lainnya atau mendekati cewek lainnya. “Aku tidak suka”. Jiwa individualku besar jadi, kau milikku ya milikku tidak boleh kau menggoda lainnya. Ini sifat apa ya ?

Ayo kita keluar bro. Masalahnya aku tidak berani mengajakmu karena kau pasti telah melihat bloggerku. Hahaha. Aku menggoda cowok diluar sekret saja kalau begitu... wkwkwk

Seru sekali kamu anaknya.

Ingin lebih mengenalmu.

Ketika kau bilang cari yang terbaik. Hmmm aku batin, “emang kau yang terbaik?”

Yang terbaik itu, kau izinkan ke rumahku bilang ke ayahku mau mengajak aku ke paralayang. Gitu bro. Berani ?

Ada yang mengajakku badminton looo, pengen sekali rasanya. Tidak dibolehkan orang tua masalahnya. Aku ya harus nurut.

Kau seru bro bagiku.

Gilo kalau aku ingin mendapatkanmu

Masalahnya umur, aku tidak bisa.

Tetap tidak bisa.

Kau berteriak “masak gitu aja lelah”

Kau hebat telah mengerti batinku...

Aku ingin mengenalmu lebih dalam. Seru sekali. Masalahnya gilo banget.

Itulah kenapa, ketika aku lagi mengingat Mila saat malam jam 12. Baru kau balas wa ku dengan kata maaf. Kau cerdas sekali sudah mengerti semua pola pikirku.

Ku akui kau hebat  bro.

Sudah bisa bikin menangis, tegas juga, masalahnya gilo nek suka kamu iku. Gilo brondong. Wkwkwk

Kau seperti adikku

Sepantaran.

Jadi kalian semua hanya adikku. Semuanya.

Apalagi kau.



JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.