Aku Tidak Sempurna

Lelah!


Aku memandang bahwa cantik itu berbobot 45 kg, pinter dalam akademik maupun akademik, dapat berbicara di depan umum secara memukau dan bisa keluar negeri mengelilingi dunia. Itulah kenapa diri ini merasa sangat tidak sempurna untuk dimiliki orang lain. Ada rasa tidak bisa melakukan itu semua, berat sekali. Terkadang membutuhkan seseorang yang bisa memotivasi jika hal tersebut muncul.
Aku juga sangat terluka jika seseorang menilaiku sesuatu yang tidak aku inginkan yaitu sesuatu yang dari dulu aku ingin mengubahnya tetapi, selalu gagal yaitu pemikiran kekanakkanku. Iya, aku belum bisa berpikir dewasa antara menceritakan hal tersebut baik atau tidak dan selalu polos terhadap sesuatu. Sudah mencoba demikian tapi, selalu saja ingin bercerita banyak tentang isi hati ini.
Juga cara memandangku terhadap dunia salah besar bahwa seseorang sepertiku terasingkan dalam dunia kerja ? Aku berpikir demikian. Aku merasa orang lain mempunyai kelebihan yang tidak aku miliki dan aku tidak bisa seperti mereka. Karena sesungguhnya Allah menciptakan seorang makhluk mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Aku semua tahu teori tersebut tapi, untuk menerapkannya aku perlu banyak belajar.
Terkadang, masih berpikir negatif bahwa seseorang memandangku jelek, padahal tidak demikian. Sehingga, jarang sekali aku bisa dekat dengan seseorang kecuali orang yang sudah kenal lama sekali denganku. Siapapun yang kenal aku harus sabar dengan sikapku yang seperti ini. Karena aku merasa sangat tidak sempurna jadi kalau memulai hubungan perlu seseorang yang aku percaya  dan itu biasanya memerlukan waktu lama agar aku bisa percaya pada orang tersebut.
Ketka aku sudah memberikan hatiku, itu berarti orang tersebut sudah aku percaya untuk memasuki kehidupanku. Orang tersebut adalah Heru, dia sudah aku percaya untuk bisa masuk dalam sisi gelapku. Tapi, apa daya karena rasanya bukan untukku. Dan dia tahu bahwa aku seperti ini sehingga, dia masih baik kepadaku. Karena dia tidak mau aku terluka terlalu dalam maka, dia memberi tahu bahwa cintanya pada orang lain yaitu Mila. Dan aku tidak bisa pungkiri bahwa Mila adalah cewek sederhana dan cantik sekali. Dia berjuta keindahan yang terakumulasi menjadi Kau.
Tahu bahwa orang yang dicintai Heru adalah orang yang melebihi diriku, aku bertambah tidak PD sama sekali jika berhadapan dengan seorang cowok. Karena sesungguhnya ada banyak sekali seorang cewek yang melebihiku, ada banyak sekali di dunia ini. Itulah kenapa aku belum bisa berhubungan dengan seorang cowok karena takut terluka, takut orang tersebut pergi dariku, dan takut bahwa aku tidak pantas untuknya. Sehingga, aku memerlukan seseorang yang mau serius ke jenjang pernikahan dan meyakinkanku bahwa dia bisa menerima semua kekuranganku dan aku mau untuk berjuang bersama asal dia tidak pindah hati kepada orang lain.
Ada yang bilang merubah sikap. Sikap memandang semuanya yang salah begitu ? Terkadang aku tidak memahami perkataan orang lain. Disisi lain aku paham apa yang dimaksudkan, mungkin sikapku dalam memandang hal negatif menjadi postif. Karena jodoh itu tidak ada yang tahu, bisa jadi yang kita anggap baik itu tidak baik menurutNya atau yang kita anggap buruk adalah yang terbaik menurutNya. Aku juga tidak paham ini semua, karena jodoh adalah rahasiaNya.
Aku tidak mau pacaran karena jika menaruh hati akan patah hati sepatah-patahnya. Karena aku adalah cewek yang mudah banget jatuh hati kepada seorang cowok sebenarnya. Aku mudah terenyuh dengan kisah seseorang dan ingin sekali membahagiakan mereka tapi, aku takut aku terluka jika mereka memalingkan hatinya atau bosen denganku dan ada yang lebih baik lagi. Ada rasa ketakutan seperti itu jadi, aku menunggu seseorang yang serius kepadaku bukan untuk main-main tapi untuk kejenjang pernikahan.
Ada satu yang aku inginkan dari calon imamku adalah dia harus agamis, karena aku mudah sekali menjurus ke tidak benaran. Aku terkadang ingin melepas krudungku dan foto dengan tidak memakai krudung. Aku juga terkadang ingin memperlihatkan bagian tubuhku agar para lelaki tertarik. Iya, aku sebenarnya perlu imam yang selalu mengingatkan diri ini selalu. Karena aku sudah lelah mencintai tanpa dicintai. Sekarang saatnya aku ingin dicintai dan belajar untuk mencintai. Iya, membangun cinta bersama orang yang serius ke jenjang pernikahan. Aku tidak mau pacaran karena pacaran bisa begitu mudah lepas. Entah siapa yang mau dan setia menerimaku.
Adakah kritik dan saran untuk diri ini ?
Apapun itu tolong sebutkan !
Commen ya ?

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.