Tahun 2018

Be Yourself!

Banyak kisah yang menyenangkan ditahun 2018 ini. Tahun dimana bisa dibilang tidak sesuai rencana. Bukan berarti gagal, kisah yang seru lagi akan terjadi. Seru bagiku adalah menguras emosiku. Penuh dengan tangisan juga manfaat yang bisa aku ambil. Mungkin, agak sedikit ekstrem suka banget terhadap masalah hati, karena dari dahulu diuji Allah yaitu selalu menjadi budak cinta.
Tahun 2018 berkisah akhir dari pola pikir yang menyesatkan dalam perasaan. Menguras jiwa dan perasaan membuat ketagihan. Terkadang, aneh saja diri ini kecanduan kesakitan hati, maka dari itu suka banget memperjuangkan. Karena aku tidak suka direndahkan! Aku tahu aku banyak kekurangan dan tidak pantas diperjuangankan. Mindset itulah harus aku ubah menjadi mawar yang akan mekar harum untuk semua yang melihatnya.
Sejatinya, berterimah kasih atas kisah yang begitu menyenangkan pernah terjadi di Tahun 2018 yaitu
1.  Kisah suka duka bersama Yatim Mandiri Surabaya. Disini aku belajar bahwa cara mengajar belum sempurna. Bisa dibilang pembelajaran yang membosankan. Sering sekali diam, kurang inisiatif membuat sebuah cerita atau hal yang seru buat adik-adik Yatim.

2.   Kesabaran untuk merawat Ayah tercintaku. Pernah suatu hari disetiap malam merawat Ayah sendirian, ketika itu Ibuku umroh dan adikku kuliah. Memasak, mencuci dan merawat menjadi tugas sendiriku. Aku tidak merasakan lelah karena aku ikhlas. Mungkin bisa aku terapkan kepada lainnya. Tujuanku saat itu fokus untuk merawat Ayah agar bisa seperti dahulu. Ada kisah menyedihkan, aku tidak bisa tidur setiap malam karena ketakutan kehilangan Ayah. Saat itulah aku meredam egoku agar selalu bersama Ayah, apapun yang dikatakannya aku akan selalu nurut karena aku tidak mau kehilangan Ayah untuk kedua kali.

3.     Ego Ibu dan aku terselesaikan saat pertengkaran besar terjadi. Ibu dan aku kenyataannya tidak bisa bersatu. Karena kita menggunakan perasaan. Jika ada masalah hanya dipendam, bisa dibilang diam-diaman kayak orang asing. Permasalahan selesai ketika satu hari kita lelah dalam merawat Ayah, semua uneg-uneg pun keluar dengan kemarahan setelah itu tangis kelegaaan. Saat itu aku tahu bahwa jika ada masalah dibicarakan bukan dipendem sendiri. Terasa sangat lega setelah tahu yang dipikirkan tidak seperti yang aku pikirkan. Love Mom so Much.

4.   Bingung mengerjakan skripsi sendirian disambi merawat Ayah. Itu luar biasa bermakna. Disitu belajar untuk memilah waktu merawat dan memikirkan skripsi. Dalam kamar bersama Ayah dan laptop jarang tidur untuk mengerjakan deadline kelulusan.

5.  Terimakasih sebesar-besarnya aku ucapkan buat Kasang Heru Cokro Febrianto telah menorehkan sebuah kisah pendewasaanku. Belajar untuk menghargai sebuah keputusan orang lain. Paham arti mengikhlaskan, memasrahkan, dan apa itu cinta yang dewasa. Karena cinta itu tidak bisa dipaksakan. Aku tidak akan mengusikmu lagi karena kau bukan milikku. Kau milik Sang Maha Pencipta yaitu Allah. Aku serahkan rasaku kepadaNya. Karena yang memberi rasa ini adalah Sang Pencipta. Lewat dirimu aku belajar berorganisasi, mau mengenal seorang cowok, keluar dari zona nyaman dan ternyata tidak begitu buruk dunia ini. Doa terbaikku untukmu adalah semoga kau terus menebar kebermanfaatan bagi orang banyak. Semangat mencapai mimpi terbesarmu, jangan pernah kendor! Selamat berjuang, YAKUSA!

6.    Terimakasih himpunan memberi harapan yang sedang terluka ini. Ada kehangatan dalam himpunanku. Terus berjuang untuk orang banyak, jangan pernah kendor. Karena masih banyak yang harus kalian gali dunia berwarna ini. Harapanku, tahun 2019 akan menjadi momen bersejarah mendirikan cabang sendiri. Aamiin.

4 comments:

  1. kadang saya penasaran, seorang introvert lain menjalani hidupnya. saya mulai dari nama blog ini. dan tadi saya lihat beberapa konten yang cukup menarik. kalau boleh, sy mau belajar hal-hal baru di blog ini. salam kenal. selamat mengawali tahun baru..

    ReplyDelete
  2. Kisah kisahnya wauu... Membuat hatiku tersentuh. Btw main ke blogku yuuu... Aku juga mengalami kisah serupa. Klik http://gwenijeanna.blogspot.com/2018/12/gold-of-2018-diri-positif.html?m=1

    ReplyDelete

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.