Menangis Tanpa Air Mata

Merelakan

Setelah aku memutuskan akan masuk ke organisasi HMI, entah ini salah atau tidak. Lebih condong untuk balas dendam, tapi hatiku mengatakan lebih baik menyudahi atau menerima keputusannya.
Pertama, seluruh badan bersemangat untuk mengikuti organisasi ini. Pikirku, mungkin ini organisasi terbaik dalam hidupku. Dalam hidup ini belum aku temukan organisasi yang nyaman buat diriku kecuali FLP Surabaya.
Teringat sebuah lagu “Mencintai Kehilangan” yang intinya belajar menerima dan bahwa cinta yang sebenar cinta hanya satu yaitu Allah. Iya, aku tahu bahwa Allah adalah satu-satunya cinta yang terbaik. Tapi, tidak bisa dibohongi bahwa hatiku menangis atas segala keputusan dia untuk mencintai orang lain.
 Berjalan dengan riang gembira untuk mengikuti screening, entah apa itu. Dalam arti bahasa indonesia sih screening itu penyaringan. Kata terseut menyeramkan, apa yang harus disaring sih? Ternyata kita sebagai calon kader atau anggota diberi pertanyaan seputa keindonesiaan, kehmian, BTQ, KMO, keislaman.
“Wiiih, aku kurang dalam hal tersebut,” batinku. Yang bikin menyeramkan, bagaimana jika tidak lulus dalam screening atau tidak bisa menjawab pertanyaan? Apalagi aku kurang dalam hal ini. Yang aku tahu hanyalah rumus untuk setia kepadamu. Mulai alay deh. Ha-ha-ha.
Seleksinya itu tanya jawab kepada perorang tentang materi tersebut. Pertama, aku masuk pergi ke stan keindonesiaan kalau gak salah, lupa deh. Belum seminggu sudah lupa. Kebanyakan mikirin hal yang tidak penting sih ini. Disini ditanya, apa itu negara dan bangsa dan syarat berdirinya negara. Kakak yang menguji enak banget sehingga, aku menjawab dengan ketawa dan menyenangkan.
Yang kedua, ke stan kemahasiswaan. Ditanya tentang tridarma mahasiswa, aku benar-benar tidak tahu soal ini. Akhirnya aku memohon untuk belajar dahulu dan masnya mengizinkan. Masnya baik kalau tidak salah namanya Mas Tejo. Sepertinya masnya ini, seorang perasa. Mulai deh sok tahuku muncul.wkwkwkw
Yang ketiga, BTQ, menurutku mbaknya ini idaman semua laki-laki karena mbaknya tidak hanya cantik tapi sholeh. Kalau membaca Al Qur’an subhanolloh bagus banget suaranya. Ingin meniru suara mbaknya tapi, pasti harus terus belajar dah. Disini, aku kepo tentang kohati, ternyata selidik demi selidik HMIWati itu mendukung apa yang dilakukan HMIWan, jika HMIWan lagi tidak semangat makanya perlu dukungan HMIWati. Oh mulai paham deh apa yang dimau sie dia. Hmmmm
Yang keempat, ke stan keislaman, aku seidikit bersyukur karena energiku masih banyak. Ketika energiku dikit, pasti aku tidak bisa ketawa lepas, dan sering diemnya. Pada stan ini, aku benar-benar tidak bisa, biarpun aku pengikut Rosul ternyata pengetahuanku tentang Baginda tidak tahu. Perlu dipertanyakan sepertinya keislamanku.
Yang kelima, kehmian disini aku diserbu oleh dua kakak tegas. Mereka menannyakan apakah aku bersedia lanjut jika tidak ada hasil. Aku sebenarnya tidak percaya kalau hal tersebut tidak ada hasil karena berorganisasi bisa menumbuhkan jiwa komunikasi dan melelehkan jiwa individualisku. Individualisku sebenarnya sangat tinggi, pengen banget ngobrol dengan mereka tapi, aku tidak bisa memulai sehingga, pasti dapat sesuatulah dalam organisasi ini karena sepertinya mereka pengertian pada semua kader.
Terkhir, tentang KM), KMO adalah kepemimpinan manejemen organisasi. Disini, ditanya tentang arti tersebut. Masnya asyik buat curhat tapi, malah masnya curhat tentang dirinya yang jadi pemimpin di grup basket lalu kabur. Ha-ha-ha
Bisa aku rasakan bahwa ini organisasi yang selama ini dicari. Menambah wawasan tentang sesuatu yang aku cari. Ya semua itu tidak terlepas oleh konflik batin. Karena aku keluar dari zona nyamanku pasti akan ada resiko. Resiko bahwa aku harus berani menyuarakan pendapatku, berani komunikasi. Jika aku sedang ingin sendiri, selalu aku ingin menyendiri di tempat terpencil tidak ada orang yang mengawasi gerak-gerikku. Ini nih, harus dimatika karena apa yang aku pikirkan tidak sama dengan orang yang memikirkan.
Setelah dari screening, pada waktu malam tiba. Hatiku sangat sakit, mungkin karena sebenarnya hatiku tidak berkehendak untuk mengikuti ini atau aku ingin diperhatikan oleh dia. Dia yang sangat jahat tidak bisa mencintaiku. Atau mungkin aku masuk ke organisasi ini agar dia mencintaiku ? Mungkin alasan terkahir itu benar. Sampai kapan aku teringat bayang-bayang tentang dia. Karena aku yakin dia sudah bahagia dengan cewek yang dia sukai. Iya cewek yang cantik, baik, hmiwati juga.
Ketika dia merespon storyku tentang lima kualitas insan cita. Aku bahagia tapi, juga sangat sedih karena aku tidak akan bisa menjawab atau membalas inbox tersebut. Biarpun dia tanya tentang sesuatu sekalipun, aku tidak bisa menjawabnya karena aku membenci atau sangat tersakiti ketika dia memperlakukan orang lain sangat istimewa. Dan hancurnya, aku mengetahui semua itu. Mungkin aku iri, karena tidak diperlakukan seperti dia. Iya aku sangat iri sampai-sampai aku menahan untuk tidak menannyakan kabarmu. Pikiranku ingin bertanya, tapi hatiku tersakiti sehingga, aku menahan semuanya.

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.