Terluka

Terimakasih Heru

Sepertinya aku tahu kenapa hatiku masih mengganjal sekali. Kemungkinan karena kau lebih memilih dia daripada aku. Ya, kemungkinana jiwa terdalamku tidak bisa menerimanya. Logikaku mau menerima itu dengan sesadar-sadarnya. Bisa dibilang rasa dan logikaku lagi bentrok didalam diriku. Wow , luar biasa ya.
Berarti yang harus aku bunuh adalah rasa ini. Iya benar kata Heru yang harus move on adalah rasa-rasa ini. Kau memang luar biasa bro. Kau sudah mengerti diriku lebih dalam sehingga, kau lebih memilih yang lebih baik dari diriku. Tahu sih bahwa cewek itu tidak salah apapun karena dia juga tidak suka kamu. Kau memperjuangkannya berarti kita sama-sama bodoh deh bro. Wkwkwk
Kalau dipikir-pikir kita mirip loo her, kau dan diriku orang introvert, perasa, baik, apa adanya, tidak mau melukai orang lain, mengerti orang lain. Selebihnya kau yang lebih unggul yaitu pandai bersosial dengan orang lain. Keren sih, ingin sekali aku kau ajak bersosial bersamamu. Eh, yang dipikiranmu masih dia ya.
Saranku kau pasrahkan saja rasamu kepadaNya. Oh, sudah kau pasrahkan ya. Karena dia tidak menyukaimu, jika kau masih mempertahankan kemungkinan ada sih. Ingat dia sudah punya cowok. Cowoknya lebih menyayangi dia daripada dirimu. Cowoknya lebih mengenal dia daripada dirimu sehingga, kau perlu sabar untuk mendapatkannya.
Mila juga seorang introvert, dia tidak tega menyakitimu. Samalah seperti kisah kita, kau tidak tega menyakitiku. Jadi dunia itu muter ya. Sehingga, perjuangkan dia tapi, harus ada batasnya karena Mila masih bingung. Atau dia sudah melepaskan cowoknya ya ? Sepertinya hubungan sama cowoknya sudah agak renggang. Ayo gerak cepat her, rebut hatinya dengan kesabaranmu.
Dia sudah tahu bahwa kau menyukainya. Maaf ya, aku yang bilang kepadanya dan dia yang menyuruhku untuk mengikhlaskanmu. Dia sungguh baik kok dan sederhana sekali. Rebut hatinya dengan perlahan, bertemanlah dengan dia. Mungkin suatu hari nanti dia akan menghubungimu. Siapa tahu kan hati ini.
Yang bermasalah adalah hatiku yang belum menerima semuanya. Logikaku berkata sudah melepasmu untuk dia. Wow luar biasa hatiku, benar kata yunda desy, aku belum bisa bermain cinta karena terlalu polos. Luar biasa jin yang ada didalam diri yunda desy, 100 persen benar sekali.
Aku akui diriku adalah cewek polos, aku menerima itu. Sungguh, aku tidak bisa bermain cinta. Cinta itu terkadang membunuh jiwaku. Logikaku sudah memainkan peran tapi, rasa ini lebih tinggi. Wow, gimana ya mengalahkan rasaku ? Ada dua di diriku bentrok, akhirnya aku bisa mengetahui masalah di diriku.
Aku harus meredam rasa ini, rasa yang membuatku mengganjal. Kemungkinan dengan waktu akan bisa meredamnya. Waktu, kau begitu bisa meredam secara perlahan. Dahulu sih sama Maulana Syarifuddin melupakan dia 4 tahun. Butuh waktu berapa lama ya aku melupakan Heru? Harus bisa lebih cepat dari Maulana. Hmmm target sih 1 tahun saja. Eh sudah satu tahun ya.
Solusinya adalah mencari jalan lain. Entah itu dengan aktivitas yang lain, semisal mencapai cita-cita, berdiskusi agar meredam rasa ini sedikit demi sedikit. Menulis seperti ini juga bisa sih. Memang butuh waktu, luar biasa lebih sakit karena tahu dia suka Mila daripada diriku. Eh, sama sih bedanya Maulana membenciku, Heru biasa saja karena dia tahu sifatku gimana alias menghargaiku seperti teman terbaiknya.

Tahun 2018

Be Yourself!

Banyak kisah yang menyenangkan ditahun 2018 ini. Tahun dimana bisa dibilang tidak sesuai rencana. Bukan berarti gagal, kisah yang seru lagi akan terjadi. Seru bagiku adalah menguras emosiku. Penuh dengan tangisan juga manfaat yang bisa aku ambil. Mungkin, agak sedikit ekstrem suka banget terhadap masalah hati, karena dari dahulu diuji Allah yaitu selalu menjadi budak cinta.
Tahun 2018 berkisah akhir dari pola pikir yang menyesatkan dalam perasaan. Menguras jiwa dan perasaan membuat ketagihan. Terkadang, aneh saja diri ini kecanduan kesakitan hati, maka dari itu suka banget memperjuangkan. Karena aku tidak suka direndahkan! Aku tahu aku banyak kekurangan dan tidak pantas diperjuangankan. Mindset itulah harus aku ubah menjadi mawar yang akan mekar harum untuk semua yang melihatnya.
Sejatinya, berterimah kasih atas kisah yang begitu menyenangkan pernah terjadi di Tahun 2018 yaitu
1.  Kisah suka duka bersama Yatim Mandiri Surabaya. Disini aku belajar bahwa cara mengajar belum sempurna. Bisa dibilang pembelajaran yang membosankan. Sering sekali diam, kurang inisiatif membuat sebuah cerita atau hal yang seru buat adik-adik Yatim.

2.   Kesabaran untuk merawat Ayah tercintaku. Pernah suatu hari disetiap malam merawat Ayah sendirian, ketika itu Ibuku umroh dan adikku kuliah. Memasak, mencuci dan merawat menjadi tugas sendiriku. Aku tidak merasakan lelah karena aku ikhlas. Mungkin bisa aku terapkan kepada lainnya. Tujuanku saat itu fokus untuk merawat Ayah agar bisa seperti dahulu. Ada kisah menyedihkan, aku tidak bisa tidur setiap malam karena ketakutan kehilangan Ayah. Saat itulah aku meredam egoku agar selalu bersama Ayah, apapun yang dikatakannya aku akan selalu nurut karena aku tidak mau kehilangan Ayah untuk kedua kali.

3.     Ego Ibu dan aku terselesaikan saat pertengkaran besar terjadi. Ibu dan aku kenyataannya tidak bisa bersatu. Karena kita menggunakan perasaan. Jika ada masalah hanya dipendam, bisa dibilang diam-diaman kayak orang asing. Permasalahan selesai ketika satu hari kita lelah dalam merawat Ayah, semua uneg-uneg pun keluar dengan kemarahan setelah itu tangis kelegaaan. Saat itu aku tahu bahwa jika ada masalah dibicarakan bukan dipendem sendiri. Terasa sangat lega setelah tahu yang dipikirkan tidak seperti yang aku pikirkan. Love Mom so Much.

4.   Bingung mengerjakan skripsi sendirian disambi merawat Ayah. Itu luar biasa bermakna. Disitu belajar untuk memilah waktu merawat dan memikirkan skripsi. Dalam kamar bersama Ayah dan laptop jarang tidur untuk mengerjakan deadline kelulusan.

5.  Terimakasih sebesar-besarnya aku ucapkan buat Kasang Heru Cokro Febrianto telah menorehkan sebuah kisah pendewasaanku. Belajar untuk menghargai sebuah keputusan orang lain. Paham arti mengikhlaskan, memasrahkan, dan apa itu cinta yang dewasa. Karena cinta itu tidak bisa dipaksakan. Aku tidak akan mengusikmu lagi karena kau bukan milikku. Kau milik Sang Maha Pencipta yaitu Allah. Aku serahkan rasaku kepadaNya. Karena yang memberi rasa ini adalah Sang Pencipta. Lewat dirimu aku belajar berorganisasi, mau mengenal seorang cowok, keluar dari zona nyaman dan ternyata tidak begitu buruk dunia ini. Doa terbaikku untukmu adalah semoga kau terus menebar kebermanfaatan bagi orang banyak. Semangat mencapai mimpi terbesarmu, jangan pernah kendor! Selamat berjuang, YAKUSA!

6.    Terimakasih himpunan memberi harapan yang sedang terluka ini. Ada kehangatan dalam himpunanku. Terus berjuang untuk orang banyak, jangan pernah kendor. Karena masih banyak yang harus kalian gali dunia berwarna ini. Harapanku, tahun 2019 akan menjadi momen bersejarah mendirikan cabang sendiri. Aamiin.

Sahabat

Akhiri saja!


Aku sedang memainkan lagu tentang Untuk Gita by Paulus A. Partohaps. Lagu ini pernah menjadi imajinasiku untuk dirinya.
Berikut lirik dari lagu tersebut
Di hari jadimu ingin ku katakan
Bahwaku sangat merindukanmu
Doaku selalu tertuju padamu
Kuharap kau bahagia selalu..
Semoga kau ada dalam lindungan-Nya
Rizki dan berkah-Nya jadi karunia untukmu
Senang dan s’tiasa
Oh tuhan,
Jaga dia kabulkan doaku dan semua harapannya
Langit tak selalu biru namun ku akan ada disisimu
Sahabatku…
Kau teman hidupku
Jika aku bersahabat dengan dia, dan hatinya bukan untukku bisa kah aku sama dia bersahabat ? Dia pernah bilang jadi sahabat dan teman, kalau menurutku sih tidak bisa! Jika salah satu dari kita ada perasaan, kita masih bersahabat, maka akan menumbuhkan luka pada salah satu orang tersebut atau bahkan keduanya.
Mungkin karena itu kau mengajakku ke Kawah Ijen untuk berteman denganku. Karena kau tidak mau gara-gara rasa persahabatan kita hancur? Atau emang kamu munafik? Atau semua orang di dunia ini munafik ? Oh Tuhan pikiran negativeku selalu datang kepadamu.
Makanya, kau memilih dia yang agamanya lebih dan sederhana sekali. Terlihat kok, dia baik banget dan cantik. Hehehe. Eh sudahlah, pembahasan kali ini tentang Apakah kita bisa bersahabat sedangkan aku mempunyai rasa kepadamu? Jawabannya Tidak bisa.
Sudah aku mencobanya, tapi itu tidak mungkin bisa terjadi. Dalam lyrik tersebut, kemungkinan aku seperti itu selalu ingin terbaik untukmu walaupun kau tak pernah mempedulikanku. Terasa ngenes ya ? Ketika bertemu denganmu, sesungguhnya dirimu baik, apa adanya, jujur, tidak menggunakan drama.
Aku tahu saat di kawah, kau mau menjelaskan untuk merubah mindsetku dan mencari kebahagiaan lain. Kau tidak tega terhadapku untuk memberi tahu bahwa hatimu bukan untukku maka, saat turun kau diam saja tidak mengatakan apapun. Ketika aku bilang “Oh pilih-pilih!” dengan nada tinggi. Saat itulah kau diam seribu bahasa.
Ketika waktu pulangpun, kau tidak berani menatap kedua bola mataku ketika aku bilang “Aku minta maaf atas apa yang aku lakukan.” Aku tahu, kau tidak mau melukaiku lagi untuk kedua kalinya sehingga, kau lebih baik menjauh dariku. Itulah pertemuan terkahir kita.
Sejujurnya, aku rindu kepadamu. Ingin cerita banyak tentang apapun kepadamu. Sepertinya kau cowok thinking, sehingga ketika bercerita tentang perasaan kau tidak kuat mendengarkannya. Tidak sih, kau cowok perasa sepertinya, karena kau kasihan terhadap keaadan Bapak tambang yang di kawah ijen.
Aku tidak habis pikir, semua cowok yang aku suka adalah jelalatan. Kenapa harus kau juga begitu ? Iya sih semua suka melihat dari wajahnya lalu hatinya bisa dibilang dari mata turun ke hati. Kenapa harus kau juga seperti itu ? Kenapa? Kenapa selalu aku dipertemukan cowok yang seperti itu? Mungkin karena aku juga seperti itu? Oh tidak mungkin, aku melihatmu karena sosial sih karena wajahmu menurutku pas-pasan. Itu kenyataannya.
Mungkin kau juga tahu bahwa aku mempunyai sifat pembenci lebih dari siapapun. Makanya, kau selalu memaklumi sifatku ini. Karena kau adalah teman masa kecilku yang tahu tentang keburukkanku. Kau tahu tentang deritaku dahulu dan kau tidak mau menyakitiku. Aku juga tahu tentang deritamu tapi, aku tidak bisa memberikan kebahagiaan untukmu.
Inilah akhir dari semua kisah kita, kisah yang begitu cepat berlalu. Kisah yang ingin aku bawa dalam pernikahan. Kisah yang berimajinasi dalam kebahagiaan berdua, saling melengkapi kekurangan, berjuang bersama, saling menyemangati. Itu semua telah musnah karena ada yang lebih cocok denganmu. Dengan emosi sosialmu, matamu, hatimu, bahkan agamamu.
Terlihat ngenes banget ya ? Sepertinya begitulah. Aku tidak pandai dalam hal cinta. Oleh karena itu, ketika aku jatuh cinta kepada seseorang aku sangat membenci rasa itu. Jadi, aku tidak mau jatuh cinta lagi kecuali dengan suamiku kelak. Aku akan memberikan rasa cintaku hanya untuk suamiku. Suamiku yang mau menerimaku dan berjuang memperbaki diri setiap hari. Mengingatkanku jika aku salah, bersabar atasku, dan selalu ingin menuju ridhoNya.

Cinta yang Dewasa

Jika kau tidak berkomitmen berarti aku harus mengikhlaskanmu

Semua punya keinginan untuk dicintai dan mencintai. Sama halnya dengan diriku. Aku juga ingin mencintai dan dicintai oleh pasangan. Entah orangnya siapa ya. Ha-ha-ha. Keinginanku adalah mencintai dan dicintai dengan dewasa.
Dewasa disini adalah gaya menjalin hubungan yang sehat. Saling berkomitmen, saling menghargai dan menghormati, saling percaya satu sama lain, dan tidak saling menuntut. Percaya disini adalah keadaan jika ada orang ketiga tidak perlu khawatir karena kita sudah berkomitmen.
Jadi, hati terasa senang jika pasangan berkenalan dengan siapapun karena kita sudah berkomitmen untuk saling percaya. Itulah cinta yang dewasa. Saling menghargai dimana kita menghargai karakter masing-masing karena kita tahu bahwa masing-masing dari kita berbeda. Juga tidak menuntut jika satu sama lain tidak memenuhi apa yang kita inginkan. Itulah cinta dewasa.
Iya, aku menginginkan cinta yang dewasa. Karena sudah tidak waktunya aku bermain cinta. Memerlukan seseorang yang dewasa untuk mendampingiku. Eh, wkwkwk. Dewasa menjalin komitmen untuk masa depan. Tentu saja , menikahlah.
Sudah paham kalau menikah itu tidak segampang membalikkan sebuah tangan. Tidak lantas kita menyerah begitu saja kan ? Paham kalau harus mengenal pribadi lebih dalam lagi sehingga, kita menjalin komitmen untuk menikah. Terbuka dengan apa yang saja yang terjadi. Entah itu masalah besar dan kecil, semua dibicarakan untuk menemukan solusinya.
Mengingikan cinta yang dewasa untuk masa depan. Oleh karena itu, selalu aku cemburu dengan apa yang kau lakukan. Eh masa lalu itu, mungkin dulu aku menginginkan kepastian alias apakah kau mau berkomitmen kepadaku. Eh, kamu tidak mengatakan itu semua. Berarti hubungan kita emang Cuma sebatas teman biasa.
Ketika, kau dapat mengatakan bahwa kita berkomitmen, pasti apapun yang kau lakukan tidak masalah karena adanya komitmen. Harus tau, visi dan misi untuk masa depan. Saling percaya satu sama lainnya. Saling menghormati keputusan pasangan. Aku sangat menghormati keputusanmu untuk suku padanya. Alias kita tidak ada hubungan sama sekali. Wkwkwk
Kau sangat baik kepadaku, tapi kita tidak berkomitmen itulah yang aku tangkap. Sungguh, aku sangat sayang kepadamu, sehingga pikiran takut ditinggal itulah penyebabnya imajinasi memainkanku. Jika dulu kau berkata ingin berkomitmen kepadaku, aku akan selalu meunggumu. Tetapi, itu tidak terjadi sehingga, aku harus mengikhlaskanmu untuk siapa saja yang kau kehendaki.
Selalu imajinasi memainkanku, maka dari itu aku harus memblokirmu dengan rasa teramat tidak menghendaki untuk memblokir. Aku tahu kau dewasa tapi, kau belum berkomitmen itu lah yang aku tangkap. Kau selalu memendam apa yang ada dihatimu, aku tahu itu. Sehingga, aku melepaskanmu karena aku tahu, kau ingin bebas dari belenggu ikatan.
Pernah berfikir, kau boleh mencintai siapapun yang kau inginkan. Ketika kau lelah mencari seseorang tersebut, kembalilah kepadaku. Wkwkwkw. Maka kenapa aku tanya Mila, apakah dia suka sama kamu? Ternyata dia tidak suka tapi, anehnya dia berkata untuk mengikhlaskanmu sehingga, aku memberi kesimpulan bahwa dia suka padamu padahal dia sudah mempunyai seorang cowok.
Denger-denger firasatku mengatakan bahwa dia sudah putus sama pacaranya. Sehingga, ini waktunya untuk mengikhlaskanmu. Kau harus tahu bahwa hatiku selalu terbuka untukmu karena aku yakin kau ada rasa kepadaku tapi tidak bisa kau ungkapkan. Mungkin ini lah rasa keganjelanku terjadi. He-he-he
Intinya, kau menjadi sahabatku selamanya. Tapi, izinkan aku untuk memblokirmu agar ketika kau berpacaran dengan Mila, aku tidak mau mengetahuinya. Wkwkwk. Aku menginginkan cinta yang dewasa itu.
Sekarang, aku mencari siapa yang akan menjadi pasanganku untuk cinta dewasa itu. Karena aku tidak mau bermain dengan cinta. Karena cinta bagiku itu suci harus dibawa dengan elegan yaitu pernikahan. Jika satu sama lain mencintai maka, harus berkomitmen tidak boleh memainkan cinta tersebut. Jika terjadi masalah dibicarakan secara dewasa, bukan dengan emosi semata.
Harusnya aku mengatakan bahwa “Apa aku ada dimasa depanmu?”
Siapaun itu semoga jodohku mengatakan bahwa aku ada dimasa depannya.
“Siapakah itu ?”
Hanya Allah yang tahu. :D

Masih Mengganjal ?

Hidup ini untuk apa sih ?

Pernakah sudah mengikhlaskan orang yang kita sayang?
Setelah mengikhlaskan, kenapa tetap mengganjal ya hati ini?
Kalian tau kenapa ya ?
Sampai sekarang masih bertanya-tanya kenapa?
Kenapa ?
Kenapa ?
Kenapa ?
Mengganjal sekali!
Aku tidak menyukai ini. Sungguh, aku membenci rasa mengganjal ini. Aku benar-benar sudah mengikhlaskan dia looo. Tapi kenapa hatiku sakit sekali ya ? Ada apa sih ini? Aku membenci keganjalan ini.
Mungkin aku tidak enak kepada seseorang? Atau kenapa sih ini. Harus terus berzikir kepada Allah ini. Sungguh, tidak menyenangkan punya hati yang terlalu sensitif. Hatiku mengganjal, mengganjal karena apa tidak diketahui.
Beneran, aku sudah mengikhlaskannya. Entah kenapa kok hati ini mengganjal sih. Atau mungkin benar ya, video tentang memiliki kehilangan bahwa hatiku sudah berpindah kepada manusia? Oh tidak mungkin. Sungguh, semuanya aku pasrahkan kepadaNya. Tapi. Kenapa ini masih mengganjal ?
Aku butuh kajian yang banyak tentang keagamaan sepertinya. Jika seperti ini terus apakah bisa sembuh? Mengganjal sekali hati ini. Ada yang nyandet dhek dalam hati. Entah itu rasa tidak enak kepada seseorang atau kekecewaan yang tidak bisa dijelaskan.
Sungguh, aku sudah mengikhlaskannya. Apakah aku harus ke psikolog untuk menyembuhkan ada apakah dengan hati ini? Atau aku perlu banyak kajian keislaman supaya lebih mendekat kepadaNya. Tidak mengetahui adanya sebab ini.
Sudah mencoba untuk keluar dari zona nyaman alias jalan-jalan, entah itu di mall, gunung atau alam luas. Tapi, tetap saja hati ini mengganjal ? Kenapa ? Ada apa sih ini ? Ingin berkata kotor jadinya. Wkwkwkwk
Sampai sekarang tidak tahu penyebab mengganjalnya hati ini.
Adakah yang pernah mengalami seperti ini?
Jika ada tolong kasih tahu aku kenapa hati bisa mengganjal sekali. Dan jelasin cara untuk membebaskan hati agar tidak mengganjal terus. Sudah bosan mengganjal terus. Ketika hati ini mengganjal, serasa ingin menangis sekeras-kerasnya.
Atau ada sesuatu keinginan yang belum aku capai ya ? Tapi apa ya ? Oh Tuhan yang menguasai hati ini, tolong jangan beri cobaan seperti ini lagi. Hamba, sudah capek dengan cobaanmu yang seperti ini. Cukup sudah Tuhan, cukup sudah jangan seperti ini lagi.
Capek karena keganjalan ini. Capek dengan semuanya. Entah itu apa saja, aku sudah capek dengan semuanya. Kenapa seperti ini sih ? Kenapa denganku ? Mudah sekali seperti ini ? Aku membeci sifat ini. Aku sudah berdamai kok dengan diri sendiri. Perlukah aku ke psikolog ?
Sejujurnya, sering aku ke psikolog dahulu. Entah itu masalah ke introvertanku atau masalah komunikasi yang kurang. Atau apalah itu. Intinya aku membencinya. Mungkin terlalu membenci itulah yang mengganjal ? Benarkah ? Kenapa seperti ini sih aku ? Ada apa sih dengan diriku sendiri ? Kalau seorang psikolog membaca ini apa yang akan dia perbuat ya ? mempunyai klien yang tidak jelas. Ha-ha-ha
Ingin sekali menyembuhkan rasa mengganjal ini. Semoga suatu hari ada obatnya untuk hatiku yang mengganjal ini. Entah itu apalah. Intinya aku ingin sembuh dari penyakit ini. Aku tidak tahu penyakit apa namanya. Bisa dibilang penyakit keganjalan hati yang tidak tahu penyebabnya tapi, selalu datang hari demi hari berganti. Wkwkwk
Tolong bantu aku siapa saja ?
Keganjalan ini sungguh tidak enak.
I hate this
I hate myself
I hate this world
Siapa yang mau tak benci. wkwkwkw

Ego Meninggi

Tersenyumlah

Tidak ada penyelesaian jika terus begini. Mungkin dengan memblokir kamu dan cewek tersebut adalah cara terbaik. Bagi kebanyakan orang cara ini adalah cara paling kekanakkan. Buatku, cara ini adalah cara paling terbaik untuk dilakukan. Karena aku tidak sanggup mengetahui secara lebih dalam hubungan kalian yang mesra. Tidak mau meneliti lagi sampai mana cintamu kepadanya.
Cara itulah yang paling ampuh untukku. Aku tidak akan membencimu, hanya saja aku tidak mau melihatmu dimataku agar hatiku tidak lagi sakit berkali-kali. Jangan pernah merasa bersalah dengan apa yang telah aku putuskan ini. Kau selamanya menjadi sahabatku tapi, bukan untuk berjumpa lagi.
Maafkan keputusan yang telah aku ambil karena setelah aku telaah dengan seksama. Hati ini demi hari masih sakit melihat kalian selalu bermesraan dalam pikiranku. Jalan ini terbaik untuk aku, kamu, dan dia.
Jika suatu hari nanti kita bertemu, tolong sapa aku dengan jiwa kemaklumanmu. Aku tahu, kau baik sekali apalagi kepada cewek. Tapi, aku berharap tidak akan pernah berjumpa dengan kamu lagi. He-he-he
Aku yang akan pergi untuk kebahagiaan kalian. Semangat berjuang berdua. Dan aku harap kalian bisa menciptakan kader umat dan bangsa, membangun peradaban yang nuansa Islam.
Bodohnya, aku menulis ini bersama lagu “Memiliki Kehilangan.” Menetes deh air mata ini. Wkwkwk. Sudah aku tahan dari semalam buat memainkan logika, eh ikut-ikutan rasa ini menghampiri.
Usapan demi usapan telah aku hapus. Setelah ini harus menjadi seseorang yang baru. Menjadi vivi yang terus dan mau belajar menjadi pribadi yang baik dan dewasa. Terus berproses bersama himpunan ini agar kelak menjadi wanita hebat seperti kohati :’).
Melihat fotoku diatas, ingin mengulang hari demi hari seperti itu. Tidak mencintai seorang cowok, hanya menikmati hidup. Mempelajari alam dan membuang keegoisan. Senyuman dulu yang menerkah akan aku kembalikan dengan ketangguhan dalam jiwa.
Sebenarnya, sudah tidak menangis tersedu-sedu seperti dahulu. Ada sedikit kekepoan yang harus dibuang agar tidak membenci seorang wanita yang tidak pernah bersalah. Dengan cara inilah harus aku lakukan. Bukan untuk melupakan kenangan yang pernah terjadi tapi, untuk memaafkan diri sendiri yang pernah jatuh cinta sedalam-dalam kepadamu.
Jadi bagi kalian yang pernah cinta sedalam-dalam terhadap orang tapi, orang itu tidak mencintai kalian balik. Jalan terbaik adalah mengikhlaskannya tanpa ada dendam. Jangan sepertiku yang memblokirnya. Ha-ha-ha Cara ini terlalu kekanakkan, tapi bagiku ini cara terbaik. Tidak membencinya sama sekali, alasannya agar tidak mengingatnya seperti itulah.
RIP : KHCF

Kau pernah jadi bagian dari hidupku yang tidak pernah menjadi partnerku.
Kau pernah mengisi hatiku tapi, hanya untuk sementara
Kau pernah ku cintai sedalam-dalamnya tapi, tidak untuk aku peluk seerat-eratnya
Kau pernah aku pahami sedetail-detailnya tapi, tidak pernah aku pahami
Kau pernah aku perjuangkan tapi, tidak pernah berjuang bersama
Kau pernah aku sentuh sehangat-hangatnya tapi, tidak pernah hangat dihatimu
Kau pernah tersenyum untukku tapi, hatimu tidak
Kau pernah perhatian kepadaku tapi, itu hanya sekadar teman
Kau pernah menyebut namaku berkali-kali tapi, bukan untuk dicintai
Kau pernah menatapku dalam tapi, bukan tujuanmu
Kau pernah memahamiku tapi, hatimu tidak
Kau pernah sabar kepadaku tapi, kau sudah tidak tahan dengan egoku
Kau pernah mencoba mendalamiku tapi, aku tidak pantas
Kau pernah baik kepadaku, tapi itulah akhirnya

Yang Terdalam

Perasaan

Harus aku akui, dia wanita cantik dan lembut juga agamanya bagus. Harus aku akui kau sangat mencintainya, dan aku tahu itu. Harus aku akui, aku tidak bisa memenuhi seperti dia. Dan harus aku akui aku tidak bisa mendapatkan hatimu karena hatimu untuk dia.
Malam ini, menjadi saksi status storymu untuknya. Hatiku hancur berkeping-keping. Sudah berjanji ke Kanda untuk mengikhlaskannya. Ketika menjadi saksi mereka saling mencintai tidak bisa aku pungkiri kalau hatiku terluka. Aku akui, aku sangat bodoh.
Kau menulis kata yang ingin aku dengar tertuju kepadaku tapi, aku tahu pasti tertuju kepadanya. Luka ini lebih dalam daripada luka sebelum-sebelumnya. Besok aku butuh jalan-jalan ke suatu tempat untuk menangis sekeras-kerasnya.
Tidak akan aku bunuh diri atau menghancurkan kalian atau balas dendam. Tidak akan karena itu perbuatan pecundang. Benar kata Yunda Desy untuk mundur. Mundur dari semuanya, menghilangkan rasa-rasa ini dari semuanya.
Doaku, semoga kalian berbahagia sampai pernikahan. Selalu berjuang untuk masa depan kalian ya. Disini, aku akan menjadi teman kalian, doaku selalu menyertai untuk kehagiaan kalian. Tapi, aku tidak bisa datang dalam pernikahan kalian suatu hari nanti. Hehehe.

Memiliki Kehilangan

Aku manis ya ?

Ketika seseorang update tentang kalimat “Memiliki Kehilangan.” Jiwa logikaku ingin mencari arti tersebut. Janji yang aku lontarkan kepada ketum, Mas Tejo dan Mas Erik telah menasihati dengan sepenuh hati. Sekarang aku memandang dunia dengan penuh warna.
Sadar bahwa aku merasa memilikinya padahal tidak pernah sama sekali. Inilah kelemahan terbesar seorang wanita. Mungkin dari zaman A sampai zaman Z, inilah yang terjadi kepadaku.
“Rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah memilikinya,” itulah salah satu lirik yang membuatku angguk-angguk. Mindsetku berkata dan memutar mencari pembenaran yang sesuai logika. Dari nasihat Kanda-kanda tersebut dan lirik ini, aku merasa bahwa dia adalah milikku seorang padahal sudah jelas-jelas dia tidak pernah merasa seperti yang aku rasakan dan tidak berniat untuk melukai hatiku.
Dia jelas-jelas bilang bukan masalah ini dan itu tapi hati ini tidak berkehendak untuk mencintai. Tidak ada niatan untuk menyakiti hatiku sedikitpun. Jadi, apapun yang akan aku perjuangankan itu akan sia-sia jika aku ada sedikit harapan untuk memilikinya. Karena rasa memiliki itulah penyebab dari hati yang mengganjal.
Sehingga, aku memutuskan akan berjuang untuk diriku sendiri. Memperbaiki diri dan untuk masa depan. Allah sungguh baik kepadaku, dibuka mataku atas apa yang selama ini aku lakukan salah atau sesuatu yang akan terus menggerogoti sampai akhir hayatku yaitu “Menjadi Budak Cinta.”
Bersyukur dari selama ini, ini adalah salah satu cowok yang baik dan ingin mengingatkan aku sebagai sahabatnya. Ingat disini, dia baik sebagai seorang sahabat yang telah mengenalku lama sekali.
Allah memberi sebuah jalan yang tak pernah aku duga sebelumnya. Sebuah jalan untuk membuka cakrawalaku. Sebuah sudut pandang tentang seorang cowok di mataku. Sekarang terbuka sangat lebar bahwa harus belajar berproses dalam memandang dunia luar termasuk seorang cowok dan lingkungan-lingkungannya.
Flashback lagi, dahulu kala pernah menghina seorang cowok karena selalu mempermainkan seorang wanita. Ternyata tidak semuanya begitu, kau tak pernah berniat untuk melukai hatiku yang rapuh ini. Kau hanya ingin menjaga hatiku untuk tidak terluka dengan menasihatiku secara tersurat, itulah caramu.
Aku bersyukur lewat dirimu, aku keluar dari zona pemikiran yang ruwet kayak susur. Kita sama-sama seorang introvert. Bedanya, kau mau keluar dari zona nyamanmu dan aku sering ketakutan dengan keluar dari zona nyaman.
Sekarang aku mau dan aku akan belajar untuk mengenal dunia luar dengan cara yang luar biasa. Eh , maksudnya disini tidak akan merubah diriku yang mempunyai sifat kasih sayang besar kepada orang lain. Yang suka memperhatikan orang lain secara diam-diam, yang suka berempati kepada orang lain dan yang suka kritis terhadap orang lain. Aku tak akan merubah diriku yang ini, yang akan aku ubah adalah mindsetku untuk memandang dunia luar.
Lagi-lagi, pelajaran yang bisa kita ambil adalah jangan batasi dirimu dengan potensi yang telah kau miliki. Mungkin orang lain tidak bisa melihat potensi didalam dirimu, hanya dirimu yang bisa melihat itu. Jadi belajarlah jangan batasi potensi itu dengan menjadi budak cinta.
Berpikir lagi nih, mungkin aku sudah waktunya meluapkan kasih sayangku untuk seseorang. Eh, seseorang itu siapa ya? Wkwkwk . Itu yang menjadi masalahnya. Apa mungkin selama ini aku kesepian ya? Muter-muter lagi deh. Aku tidak mau meluapkan kasih sayang bukan untuk suamiku karena jiwa kasih sayangku sangat besar yang orang lain tak pernah ketahui. Ha-ha-ha. Pengen membagi hati ini untuk orang lain dengan pernihakan tidak mau dengan yang lainnya. (Prinsip).

Aku Tahu Semuanya

Manis ya?

Jangan pernah berbohong padaku, karena aku punya sebuah firasat yang benar adanya. Ketika hatiku sakit itu sebuah tanda bahwa kau memang hatimu bukan untukku dan itu sudah terlihat jelas. Ketika hatiku sakit, mungkin kau lagi memikirkan orang lain yaitu sie Mila yang sesungguhnya hatiku berkata benar.
Semua mimpi yang telah terjadi juga benar. Bermimpi kau bertunangan dengan dia itu artinya kamu berniat untuk menjadikan istri. Kalian berdua ada rasa sehingga, Mila dan pacarnya sudah saling jaga jarak. Ini waktunya kalian untuk bersatu. Aku menunggu saat ini. Agar bisa melepasmu seutuhnya.
Ketika dirimu sudah berpacaran, mungkin aku akan melepasmu seutuhnya. Seperti Mila dan pacarnya yang masih ada rasa sehingga, saling jaga jarak antara mereka. Mila menyukai kalian berdua. Jadi, perjuangkanlah Mila karena dia sudah ada rasa padamu.
Dia cantik, seorang perempuan yang menjadi tipemu. Daya tarik pada tubuhnya menjadi gairah untuk memilikinya kan? Dan hatinya juga tulus mencintai seseorang. Yang terpenting dia bermasyarakat dan tidak polos sepertiku.
Ada yang bilang, ini seorang peramal sih. Bukan peramal, tapi ada yang membisikkan ke dia. Aku disuruh mundur karena kamu lebih condong ke Mila. Mila biarpun sudah aku tanya, dia masih baik kepadamu karena ada rasa oleh sebab itu hubungan dia renggang sama pacarnya gara-gara kamu eh aku sih. Wkwkwkwk
Iya lah aku mundur, tapi aku kepo kepadamu. Apa akhir dari cerita cintamu ?
Kata peramal itu, aku tidak cocok dalam masalah cinta karena terlalu polos anaknya. Bisa dibilang belum waktunya. Mungkin benar, aku lebih baik dijodohkan ya. Hmmm. Mau sih mempunyai suami yang HMI, eh tapi aku tidak bisa bermain cinta karena aku polos.
Sebenarnya, ada 3 kata yang paling aku benci di dunia ini. Pertama, kata polos. Makanya kenapa jika orang lain bilang begitu, aku membenci seorang-orangnya. Wkwkwk. Gini maksudnya, ada yang mengatakan bahwa diri ini polos. Aku akan membencinya seumur hidup tapi, ketika sadar memaafkannya. Karena memang itu benar. Benar karena aku terlalu jujur (polos). Emang ada yang salah ya dengan itu ? Kalau masalah cinta sih iya benar sekali.
Mungkin kau mencintai dia karena cantiknya. Atau ada alasan lain. Eh karena cantik sih karena kamu emang cowok jelalatan. Aku salah tentangmu. Tapi, kenapa ya aku masih berharap pada cowok yang begitu. Hmmm aneh sungguh. Kalau masalah cantiknya sih aku bisa merubah bentuk tubuhku asal aku rajin olahraga. Kalau masalah agamanya iya aku kalah. Silahkan bersama dia saja. Sebenarnya, aku tidak rela tapi, bagaimana lagi karena kau mencintainya.
Aku juga tahu bahwa kau sering mengelike ignya. Lalu ig HMI komisariatnya. Banyak yang telah kamu perjuangkan. Semoga berakhir bahagia ya. Aku menunggu cerita kalian. Aku juga tahu kalau kamu mungkin bilang ke dia, dia akan kau jadikan asistennya. Asisten dalam hatimu ya? Ha-ha-ha. Harusnya, kamu cerita ke aku semua. Agar aku bertambah sakit untuk bisa melepaskanmu.
Ketika kau menikah dengannya, jangan mengundangku. Karena aku tak sanggup bertemu Mila. Wkwkwkw. Ataupun bertemu kamu. Kalau bertemu denganmu lagi pasti kamu akan aku marahi looo. Ketika aku marahi, keluar kata-kata yang tidak pantas nanti kau bertambah jijik. Wkwkwk.
Aku harap, ketika kau berpacaran atau membuat komitmen bersama dia. Beritahu aku dunk, agar bertambah sakit dan melepaskanmu sedikit demi sedikit. Aku heran, kenapa kau tidak membenciku sih. Benci aku, seperti cowok-cowok yang sudah aku sukai. Kamu satu-satunya cowok yang baik kepadaku ketika apapun yang telah aku lakukan. Terimakasih banyak ya Embem karena telah pernah ada di hatiku. Wkwkwk .

YAKUSA!

YAKUSA!

Pernah mendengar bahwa HMI itu radikal atau Muhammadiyah ? Ternyata hal tersebut benar tapi persepsi mereka yang salah. Begini, HMI bukan Muhammadiyah tapi, orang yang aliran Muhammadiyah boleh ikut di HMI. Sebenarnya bukan Muhammadiyah saja tapi, semuanya seperti NU, LDII dan lain sebagainya.
Kalau radikal itu memang benar. Banyak yang mengatakan bahwa radikal adalah sesuatu yang negatif atau buruk. Aku juga berpikir begitu kok. Setelah aku mengetahui apa itu radikal, ternyata iitu adalah sesuatu yang membuat diri membuka jiwa kekritisan. Jiwa dimana kita diajak berpikir untuk sesuatu yang penuh tanda tanya alias masuk akal.
Begini contohnya, kenapa sih kita harus hidup ? Kenapa kita ada ? atau contoh ekstremnya Tuhan itu ada ? Apa buktinya ? Jadi, kita diajak untuk berpikir terbuka atas segala sesuatu tapi, dalam koridor Islam. Islam disini bukan Islam aliran NU, Muhammadiyah dan lain-lain tapi, merangkul semua itu. Karena aliran tersebut adalah Islam. Gampangnya begini, untuk apa sih kita terpecah bela gara-gara aliran doank ? Aku sih setuju hal ini Karena Tuhan itu tidak menciptakan surga dengan satu jalan. Jadi, kita bisa kok masuk dari pintu mana saja sehingga, kita harus menghargai aliran apa saja yang ada di muka bumi ini. Paham kah ?
Kalau tidak paham begini, kita sering toleransi kan antar beda agama ? Seperti, kita menghormati hari Natal agama Kristen atau Kristen menghormati hari idul fitri dengan cara tidak menganggu pelaksanaan sholat idul fitri. Sehingga, seperti itulah harusnya kita lebih bisa menghargai aliran beda agama di agama kita. Menurutku sih, semua itu adalah hak mereka. Terlepas dari hal tersebut murtad atau apalah, sekali lagi yang menentukan adalah yang diatas jadi, kita harus menghargai.
Jika, misal nih yang lagi genjar-genjarnya muslim di Cina diperlakukan tidak biadab. Barulah kita harus bergerak karena itu keluar dari peri kemanusiaan untuk merdeka beragama. Hal tersebut adalah hal paling benar yang harus umat muslim lakukan. Aksi untuk membela tersebut bukti bahwa umat islam bersaudara dimanapun lokasinya.
Selagi orang lain tidak merusak agama lain ya kita tidak boleh merusak tapi, muslim diperlakukan hal tersebut ya harus kita lawan karena kita bersaudara. Contohnya : misal adik kita dianiyaya orang lain pasti kita balaskan seperti itu. Dianiyaya disini direbut haknya dari orang lain, misal dipukul berkali-kali atau diperkosa. Intinya, keadilan harus kita tegakkan.
Banyak para atasan yang kurang peka terhadap keadilan dunia. Sehingga, kaum muda yang harus bergerak. Maka dari itu, kita sebagai kaum muda harus menjadi Agent Of Change untuk merubah dunia menjadi lebih baik. Menjadi lebih baik disini adalah menegakkan jiwa keadilan. Tertulis di Nilai Perjuangan Dasar di HMI.
Nilai Perjuangan Dasar tersebut adalah
Pertama : Dasar-dasar kepercayaan
Kedua : Pengertian-pengertian dasar tentang kemanusiaan
Ketiga : Kemerdekaan Manusia (Ikhtiar) dan Keharusan Universal (Takdir)
Keempat : Ketuhanan yang maha esa dan perikemanusiaan
Kelima : Individu dan masyarakat
Keenam : Keadilan sosial dan keadilan ekonomi
Ketujuh : Kemanusiaan dan ilmu pengetahuan
Kedelapan : Kesimpulan dan Penutup
Lebih suka NDP yang ketiga. Dimana kita boleh memilih apa yang kita inginkan. Tapi, disitu harus diingat yang menentukan adalah Allah jadi, kita boleh memilih apapun. Kita berusaha untuk mencapai cita-cita yang diridhoi Allah. Setelah kita berusaha, hasil akhirnya diserahkan semua kepadaNya. Allah lah yang berhak untuk memutuskanNya.
Seperti juga Jodoh. Hehehe. Yang aku alami dengan Kanda Embem (Julukan dia dariku). Dia boleh memilih siapa saja yang dia idamkan tapi, Allah yang akan menentukan. Jadi, sekarang dia berikhtiar mencari seorang HMIWati. Entah, dia berjodoh dengan seorang yang diidamkan tersebut atau tidak itulah ketetapanNya.
Jadi, kita harus berusaha dulu apa pun yang kita pilih. Serahkan semua hasilnya kepada Allah. Karena aku yakin sebuah usaha itu tidak ada yang sia-sia. Sama sepertiku, aku berusaha untuk menjadi apa yang diinginkan Kanda Embem, itu pilihanku. Ketika dia bukan jodohku, aku mendapatkan manfaat yaitu mungkin aku akan menjadi perempuan hebat yang akan diidamkan laki-laki yang terbaik menurutNya atau jalan ini menuju sesuatu yang sangat aku inginkan dari dahulu yaitu aku ingin menjadi seorang wanita yang bermanfaat. Mungkin jalan inilah yang aku tuju. Masa depan tidak ada yang tahu tapi, kita bisa usahakan semua itu. Jangan pernah menyerah untuk masa depan kita. Yakin Usaha Sampai! YAKUSA!

Tidak Ada Sebuah Penyesalan

Tak Bisakah Kau Melihat?

Doa adalah keyakinanku untuk sebuah jawaban. Mungkin karena itu beranggapan bahwa kau adalah cinta terkhir. Atau anggapan ini hanya sebuah imajinasi belaka. Rasa ini telah terukir manis tanpa pernah terucap dari bibir.
Sesak di dalam dadaku, sebagai cara untuk bertahan hidup dalam ranah percintaan yang menggunakan hati. Hati saja tidak cukup, memerlukan usaha lebih keras untuk mencapai itu semua. Entah itu, ikatan dalam sebuah hubungan atau komitmen.
Oh iya, ingin sekali berkomitmen kepada seseorang. Dan berharap seseorang itu adalah kamu. Kamu yang selalu aku sebut dalam setiap malam. Mungkin lebih tepatnya sebuah pengikhlasan. Cara terbaikku adalah mendoakan yang terbaik buatmu.
Aku setuju sekali, kau menyukai si Mila. Dia sepertinya cewek lucu, apa adanya, dan juga cantik sekali. Terlebih ilmu agamanya lebih besar apalagi sosial. Juga tidak gendut, tidak seksi juga sih terlihat biasa. Inti dari ini dia sederhana.
Semoga, sie Mila akan menjadi jodohmu. Aamiin. Biarkan aku mendapatkan yang terbaik menurutNya. Menunggu saat itu, dimana ada seseorang yang akan datang ke rumah dan berani untuk melamarku. Siapapun itu, itu adalah yang terbaik menurutNya.
Bisa di bilang Jomblo Fisabilillah, meningkatkan kualitas yang harus aku lakukan. Entah, dari segi pemikiran, ilmu dan juga sosialisasi. Terus belajar dan belajar karena hidup ini ajang buat salalu belajar.
Mungkin Allah mempertemukan hatiku untuk menyadari bahwa terus belajar memperbaiki diri. Aku akui, merasa hebat adalah kesombonganku. Itulah sebabnya aku dipertemukan denganmu. Seorang cowok yang baik hati dan ambisius dalam masa depan.
Masa depan masih buram tentang jodoh. Ha-ha-ha. Yang pasti menjadi Guru Matematika. Suatu hari nanati, anak didikku akan aku ajari bahwa cinta itu lebih baik didoakan karena ada yang namanya kemerdekaan manusia dan keharusan universal.
Ada materi tentang NDP (Nilai Dasar Perjuangan) di HMI. Menurutku, materi itu bagus untuk diajarkan. Nanti dalam blogkku, akan aku ceritakan kenapa bahan di HMI sangat bagus untuk dipelajari. Semua yang dipikiranku, aku curahkan.
Rekomendasi sekali untuk kalian yang mencari intelektual alias berjiwa kritis. Karena perlu sekali berjiwa kritis. Karena terkadang dunia ini memerlukan kaum berwawasan luas untuk mengembangkan kemajuan indonesia. Bisa dibilang kader HMI adalah kader umat dan bangsa.
Eh, malah cerita tentang HMI. Mau cerita apa sih sebenarnya ini. Ha-ha-ha. Aku beri saran buat kalian. Capailah cita-cita setinggi langit. Karena agar tidak ada sebuah penyesalan. Penyesalan itu sungguh tidak mengenakkan.
Pernah, terlintas menjadi psikolog. Sudah tuh masuk di psikolog unair. Eh, aku tidak sanggup menerima materinya. Bisa dibilang, tidak mampu. Sampai akhirnya, aku keluar dari universitas tersebut. Rasa menyesal itu ada. Lebih baik jangan melakukan hal bodoh. Bodoh dalam artian mungkin itu jalan yang ditakdirkan Allah untukmu.
Mungkin, dengan meneruskan psikolog. Jiwaku akan terbentuk lebih baik dari kemarin. Atau dari univ tersebut aku bisa menjadi orang bijaksana atau sukses bahkan motivator. Hmmm. Pikirkanlah keputusan untuk masa depan kalian. Pikirkan baik dan buruk mengambil keputusan tersebut.
Jika memang keputusan kalian adalah itu. Harus siap untuk mengambil resikonya. Sepertiku, resikonya memulai dari awal lagi kuliahnya. Juga tidak pasti apakah disitu akan berkembang atau tidak. Yang jelas, itulah yang kau putuskan.
Pernah, suatu hari menyesal atas keputusan. Tapi, dari apa yang aku putuskan. Aku bisa mencari jadi apakah diriku. Alias aku menemukan siapa diriku. Apa yang ingin aku terima alias menjadi siapakah aku. Intinya, aku nyaman dengan diriku yang sekarang.


2019 Say I Love You


Imajinasiku lagi-lagi memainkanku. Harapan besar tertuju kepadamu. Iya, aku mengharapkan kau mau menjadi Zawjiku. Menjadi pendampingku dikala senang maupun susah. Menjadi penyemangat hidupku dan disampingku selamanya alias menghabiskan sisa hidup bersama. Iya, aku ingin sekali menikah denganmu.
Dan aku harus sadar bahwa kau juga mempunyai keluarga yang harus kau dahulukan. Mas, mbak dan adikmu juga belum menikah. Kamu masih bisa menghidupi satu orang yaitu dirimu sendiri, apalagi menghidupiku. Apa tidak ada kesempatan buatku untuk menunggumu, menyemangatimu dan berjuang bersama ?
Apa dipikiranmu, aku tidak sanggup untuk melewati lorong terjal bersamamu? Kau meremehkanku. Setiap hari setiap detik, aku merindukanmu tapi, aku masih kuat untuk menahan rasa ini. Kau tau, apa yang sudah aku lewati, setiap malam aku menangis menahan rinduku padamu. Entah kenapa aku rindu sama kamu. Aneh tapi, nyata.
Kau bukan orang sempurna, aku tahu. Pertanyaannya : kenapa aku memiliki rasa ini? Logikaku : engkau tidak ganteng amat, juga tidak punya uang dan kamu mata jelalatan kepada cewek, aku tahu itu. Aku sudah bertanya kepada teman dekatmu Erwin dan itu kekuranganmu. Bagiku, itu semua telah tertutupi oleh kebaikan hatimu untuk bersabar atas perlakuanku. Hanya kamu yang aku temui cowok yang sabar menghadapi segala tingkahku alias orang yang bisa menghargaiku.
Berminat sekali untuk memberikan kasih sayangku hanya kepadamu. Tapi, lagi-lagi mungkin belum waktunya atau kita belum jodoh, aku tidak tahu itu. Jika kau mengatakan bahwa kamu juga ada rasa kepadaku, mungkin aku bisa bilang bahwa aku akan menunggumu alias kita berjuang bersama. Tapi, kau tak pernah mengucapkan itu malah sebaliknya. Yang paling menyakitkan adalah ketika kau menyukai cewek lain yang membuat aku sangat cemburu.
Entah setan apa yang ada di hatiku. Hari ini tangal 20 Desember, hatiku benar-benar mengganjal. Ketika selesai menangis, baru sadar bahwa aku merindukanmu. Mungkin merindukan perhatianmu, kesabaranmu dan juga tertawa manismu. Wkwkwk
Tertawamu menggoda apalagi suara lembutmu. Aku juga suka dengan matamu, mata yang menunjukkan maksud alias tanjam. Mungkin dari mata tersebut terdapat makna. Kau tidak pernah berkata tentang rasamu kepadaku. Apa mungkin kau benar-benar tidak mau menyakitiku ?
Jika memang kau tidak mau menyakitiku, setidaknya jaga hatiku. Eh, kau sudah menjaga hatiku sih selama satu tahun. Iya ya, aku tahu. Ok, aku memaafkanmu. Eh , kamu tidak salah ya. Aku juga tidak salah kok, mungkin imajinasiku yang salah. Hehehe
Kalau memang pradugaku benar, kau menjaga hatiku agar aku tidak terluka. Terimakasih atas waktunya. Terimakasih atas kesabaranmu. Dan terimakasih atas luka ini. Huwwaaa.. Banyak yang bilang untuk mengikhlaskanmu apalagi si Mila juga bilang begitu kok. Rata-rata semua temanku bilang untuk mengikhlaskanmu. Yang teramat terluka, ketika kau juga bilang untuk move on darimu. Ya ya, terimakasih banyak atas ucapan itu.
Jika memang benar begitu. Aku butuh waktu untuk mengikhlaskanmu. Apa aku salah ya ikut HMI hanya karena agar kau memperhatikanku. Mungkin aku salah, hatiku sesak lagi setiap malam. Ingin sekali menghapusmu, tapi setiap menghapusmu, hatiku tidak berkehendak alias tidak mau menghapusmu. Tidak mau kehilanganmu, tidak mau kau mencintai orang lain selain diriku. Iya aku egois, aku cewek protektif dan aku cewek setia. Hmmmm...

Aku



Aku
Seorang yang manis
Seorang yang lembut
Dan aku

Terkadang polos
Unik bagai berlian
tak ada duanya
Bahkan ketiga kalinya

Angan
Menjadi ambisiku
Untuk kehidupan yang lebih baik

egois
itu sebuah ambisiku
bagiku itu tidak salah
dan juga tidak benar

kasih sayangku
sangat tinggi kepada orang
yang terlihat sedih
mata sayup terasa

hatiku
lembut bagai sehelai kain halus
yang tak terlihat
tapi juga sulit dirasa
hanya bisa aku pendam

cintaku kepadanya
bagai kentut
yang tertahan
tak berbau
tak berlega

aku tahan rasa ini
aku tahan cinta ini
aku tahan tangisan ini
aku menahan semuanya

tak bisakah kau rasa
perih pedih terasa di hati
sakit sangat sakit
clekit-clekit rasanya

setiap hari
aku rindu padamu
setiap detik
aku menangis karenamu

tak bisakah
kau hanya mencintaiku ?
tak bisakah
hatimu hanya untukku ?

jika tak bisa
kapankah aku bisa melepaskanmu?
jika tidak bisa
air mata ini terus mengalir
sampai kapan berhenti ?

ku tulis
sebagai media penyembuhanku
tak terdengar
tapi terasa

harus aku ikhlaskan
harus aku tahan
semuanya
sendiri

Surat Untukmu



Kalian tahu hal apa yang paling aku benci didunia ini ?
Aku benci ketika seseorang bilang atau berkata bahwa diri ini polos atau seperti anak kecil. Iya aku tahu bahwa diri ini polos tapi ya tidak usah ditertawain kali. Ada kisah sedih diantara begitu kisah sehingga, aku membenci kata polos ataupun tidak tegas.
Kalian tahu, kisah tersebut sudah aku ceritakan dalam judul blogku “Bad Side.” Jika ada seseorang yang menyebutkan kata tersebut. Seketika tanpa terucap dalam hati kecilku benar-benar down. Mudah down sih, tapi kadar downnya bisa aku atasi dengan sendiri.
Ketika bertemu dengan seorang cowok, aku sangat minder, tidak pd aja bersama cowok. Negatif thinking selalu muncul. Mungkin mereka tidak suka denganku padahal ya tidak seperti itu. Aku sangat bersyukur pernah jatuh hati dengan Heru, karena dia aku bisa menjadi lebih baik lagi alias mau bergaul dengan cowok walaupun sedikit demi sedikit. Akhirnya aku bisa keluar dari zona nyaman, mengikuti HMI ini.
Akhirnya aku menyebutkan nama seseorang dalam hatiku yang terpendam. Ha-ha-ha. Jika kau membaca ini, aku harap kau terus mencapai impianmu. Disini aku berdoa agar impianmu tercapai. Dan ketika kau mencari seorang perempuan, maka aku berharap apa yang kau inginkan terkabul siapapun itu. Karena aku mulai paham, menerima kenyataan dan takdir Tuhan.
Jika kau membaca blogku, aku hanya ingin bilang bahwa aku sangat rindu padamu. Bukan kangen, tapi rindu. Rindu bukan sebagai teman tapi sebagai seorang cowok dan cewek. He-he-he.
Jika kau membaca blogku, aku minta maaf pernah menyusahkanmu alisa menganggumu. Mungkin ketidakdewasaanku adalah pembelajaranku untuk lebih baik lagi. Aku terimakasih karena telah sabar menghadapiku selama 1 tahun yang lalu.
Aku memperbaiki diri agar suatu hari nanti kita bertemu bisa berdiskusi bareng tentang kehmian. Ada banyak yang ingin aku diskusikan secara langsung kanda. Lebih baik emang kita berteman lebih dari saudara.
Untuk saat ini aku belum bisa berbicara denganmu karena rasa sakit ini ketika kau bilang menyukai seseorang lain. Sesungguhnya, hatiku sangat sakit. Karena dia yang kau suka adalah cewek cantik lebih dari aku. Aku cewek imut sih bukan cantik. Wkwkwk
Kanda Heru,
Bisa suatu hari kita berdiskusi ?
Ada banyak materi yang ada dipikiranku tentang kemerdekaan manusia dan keharusan universal. Tentang tujuan hmi dan juga kohati. Kanda heru, bisakah kita pergi ke gunung lagi untuk merefreskan pikiran. Ha-ha-ha.
Aku sudah berusaha menghilangkan rasa-rasa ini jadi ketika bertemu aku bisa berdiskusi tentang apapun bersamamu. Jika aku sudah berdiskusi pasti kau akan aku kalahkan. He-he-he.
Sampai manakah mimpimu ?
Apa saja kesulitan yang telah kau lewati kanda ?
Mungkin aku bisa meringankan beban sedikit itu ?
Mungkin dengan kepolosanku, kau akan tertawa lepas lagi ?
Aku suka jika kanda tertawa lepas seperti dulu, tertawalah terus sampai tua maka akan awet muda kanda. He-he-he
Kanda, terimakasih lewat kanda, aku mau berorganisasi yang sesuai dengan keinginanku. Mungkin seperti apa yang kanda katakan bahwa pembuatan kopi itu lama tapi mahal untuk dijual. Bisa dikatakan, berproses itu lama, tapi hasilnya luar biasa.
Kanda, masih tetap mau berteman kan sama aku ?
Semoga, ketika kau sukses bisa traktir aku duluan. Dan ketika aku sukses aku akan traktir kamu juga. Bisa jadi kita berdiskusi sambil ngopi. Tetap semangat ya kanda, jangan lupa makan, eh jangan makan berlebihan sudah gendut gitu. Ha-ha-ha. Jangan lupa sholat, jangan lalai karena aktivitas jadi lupa sholat. Kebiasaan dirimu itu kanda.
Salam dari Yunda Wardani.

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.