SAMPAH

Pernakah dikucilkan dan diremehkan seperti sampah ?
Pernakah digunjing jelek-jelek tentang diri kita?
Pernakah tidak punya teman sama sekali di dunia?
Dan pernakah saat menangis tidak ada yang menghibur?

Dunia itu sangat kejam bagiku!
Mereka dengan mudahnya membulliying aku. Apalagi guru BK ku berkata,
"Kamu tidak cocok menjadi apapun," batinku menjerit kesakitan bagai dibakar api yang sangat panas.
Terdiam lemas tidak bertenaga. Senyumku tidak merona seperti biasanya. Aku menyalahkan diri sendiri,
"Kenapa aku terlahir di dunia ini? "
"Untuk apa aku hidup "
"Jika aku mati pasti tidak ada yang mencariku."
Bahkan orang tua ku menyebutku tidak berguna. Ditambah saudaraku bilang,
"Mbak pembawa sial," menangis darah. 
"Mungkin dengan mati aku bisa hidup dengan tenang."

Apa aku salah jika aku polos, pendiem, dan selalu mengalah kepada orang lain. Apa aku salah jika aku mempunyai sifat introvert ini. Yang selalu penakut terhadap sesuatu , yang selalu khawatir dan selalu diam saat dibuat kalah-kalahan di kelas. 

Aku tidak ingin mempunyai sifat ini, tapi ini pemberian yang maha kuasa. Aku bisa apa? Yang aku bisa lakukan hanyalah berdoa semoga sifat ini tidak membebaniku. Berdoa agar mereka menerimaku apa adanya. Berdoa agar aku selalu memaafkan mereka. 

Sempat berfikir untuk membenci mereka tetapi aku berfikir bahwa benci tidak akan menyelesaikan masalah. Semua perilaku akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti, maka lebih baiknya untuk memaafkan. Semua hinaan yang aku terima, akan ku buat sebuah motivasiku untuk maju ke depan. Anggap semua hinaan adalah bagian hidup yang terindah. Tanpa hinaan dan cacian, aku tidak bisa menghargai betapa indah hidup ini jika kita bersyukur atas segala pemberianNya.

#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day15

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.