Pengagummu


Jadikanlah kekuranganmu menjadi kelebihanmu. Itu kalimat yang selalu terngiang dalam hariku. Setiap pagi sering berjumpa denganmu. Hanya melihatmu dari dekat aku sudah senang. Kamu selalu berangkat lebih pagi dan diluar kelas duduk-duduk berbincang ria dengan seorang teman.

Masa SMA kala itu aku menyukaimu. Mungkin aku salah telah ada rasa ini kepadamu. Kau tidak akan menyukaiku. Kita tidak akan pernah bisa bersatu. Karena kita berbeda keyakinan tapi aku  tetap mengagumimu kala itu.

Pertama aku bertemu denganmu di tempat les. Kau begitu aktif bertanya kepada tentor dan sekali-kali membuat kelas menjadi menyenangkan dengan guyonan lucumu. Kau setiap hari membuat tertawa. Mulailah rasa itu muncul karena tingkahmu yang lucu.

Mulailah aku memberanikan diri untuk mengirim pesan ke handphonemu. Tidak berani mengakui siapa diriku, hanya menyebut aku penggemarmu. Mulailah aku bertanya-tanya keseharian tentang dirimu. Kau menjawab dengan santainya. Saat hari natal, aku mengucapkan selamat natal.

Pernah kau bertanya, kenapa tidak mau menyebutkan siapa diriku. Aku menjawab 'Aku mempunyai kekurangan banyak, takut kau menjauh dariku'. Dia mengatakan kata yang sampai sekarang aku kenang 'Jadikanlah kekuranganmu menjadi kelebihanmu'. 

Temanku Rachel berkata 'Oh ini yang mengirim pesan ke koko'. Akhirnya aku ketahuan, terdiam dan membisu. Aku menatap atap sekolah, inginku menghilang agar tidak malu tentang apa yang sudah aku lakukan. Rachel cerita bahwa koko tanya tentang sebuah nomer, dan ternyata itu nomerku.

Pagi hari, dia terlihat dan aku hanya menunduk melawati dia. Kita hanya saling diam tak menyapa atau dia tak mengajak mengobrol. Tidak berani lagi aku mengirimi pesan atau ingin tau kesehariannya. 

Pada suatu ketika di les-lesan ada try out. Terlihat temanku Rachmania melambaikan tangan untuk mengajak aku di samping tempat duduknya. Dan dismping tempat dudukku ada dia. Aku tak tahu harus berkata apa. Dia mengajak aku ngobrol. Dia sungguh baik tapi aku tidak bisa bersatu.

Jika kau punya rasa untuk seseorang maka pendamlah. Ungkapkan kepada Yang Mahakuasa. Allah pemilik hati setiap manusia. Allah bisa membolak-balikkan hati dengan mudahnya. Sehingga, alangkah baiknya kau tikung dia disepertiga malam untuk mendapatkan ridhoNya.



#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day18

0 comments:

Post a Comment

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.