mom and me

“Ya Allah, aku mengharap cinta-Mu, cinta para hamba yang mencintai-Mu, dan kecintaan terhadap amal yang bisa mendekatkan diriku pada cinta-Mu,

Aku menunggumu

Aku tak pernah berpacaran
Kita tak pernah membahas satu sama lain
Kita hanya bertukar status di wa
Aku tahu mungkin kau masih ragu kepadaku

Aku tahu aku sudah menyatakan perasaan suka
Kau menghargaiku sebagai seorang sahabat
Aku tahu kau tak tega kepadaku
Aku tahu kau ingin bersahabat denganku

Apa kau pernah berpikir bahwa jika salah satu mempunyai rasa apa bisa tetap bersahabat ?
Tak pernahkah kau berpikir tentang itu ?
Aku ingin sekali melupakanmu tapi aku sudah jatuh cinta kepadamu dalam 1 detik
Untuk melupakannya membutuhkan waktu yang lama

Kau ku blokir di ig tapi kenapa kau memfollow aku?
Apakah kau tak berpikir, aku baper kepadamu?
Kenapa kau masih menglike statusku yang "kesalahan terbesarku adalah mencintaimu tapi, tak berpikir tentangmu"
Apakah arti kau like status itu ?
Apakah kau tak berpikir aku sedang menyukaimu

Aku ingin melupakanmu
Tapi selalu ada hal yang kau perbuat untuk mempertahankanmu
Dan kau selalu peka terhadapku
Atau mungkin emang kepada orang lain kau selalu peka?
Apa kita bisa bersatu ?

Aku sempat menghapus kontak wa mu?
kau tahu apa yang ku rasakan setelah itu ?
Aku hampa, ada yang hilang dan hatiku sesak

Setelah aku berjanji untuk tidak menyimpan kontakmu
setelah satu hari penuh aku tidak kuat
Aku menyimpan kontakmu lagi
begitu terus sampai aku sadar bahwa aku ingin dekat dengamu

Aku ingin kau mengerti tentangku
bahwa aku ingin memilikimu seorang
aku tidak mau kau mencintai selainku
aku ingin jadi istri mu di dunia maupun akhirat

Aku menunggumu kekasih halalku
siapapun itu kau atau lainnya
aku ingin mempersebahkan ini untuk kekasih halalku kelak
mungkin sekarang hatiku untukmu kahcof
tapi semoga aku bisa mempersembahkan hatiku hanya untuk kekasih halalku nanti

"Hatiku begitu bimbang dengan rasa yang begitu ingin selalu memilikimu"

#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day11












Jawaban atas rasaku (Part 3)

Air mataku tinggal tetes terakhir sedangkan aku masih sesak di dada ini. Setelah Marcos memalingkan muka terhadapku. Rasa sakit ini tidak bisa dihilangkan walaupun dia meminta maaf sekalipun. Tapi, aku ingin mengetahui kenapa dia selalu menghindariku? Apa yang telah aku lakukan sampai kau seperti itu?

Aku ingin bertanya kepada banyak cowok, kenapa dia selalu menghindariku. Aku bingung meminta pendapat siapa untuk bertanya hal ini. Aku jarang terbuka kepada seorang cowok kecuali yang aku percaya dan sudah tau sifatku ini. Kalau kepada saudara cowokku, masih sungkan cerita tentang cowok.hehehe. Di kontakku terdapat temanku yang menurutku dewasa dan bisa aku percaya yaitu Kahcof.

Tangan ku dengan cepat bertanya pendapat ini kepada Kahcof, tidak perlu berpikir kedua kali. "Cof, kenapa cowok selalu menghindariku saat bertemu aku ?". Jawaban Kahcof singkat dan padat sekaligus makjleb seakan dia sudah tau tentangku, "Wardani sudah komunikasi dulu?". Jawaban itu membuatku berpikir ulang bahwa selama ini aku mengenal dia hanya lewat facebook, bbm, wa tanpa komunikasi langsung. 

"Kahcof benar-benar cowok yang mengerti aku" batinku. Ternyata, Kahcof cowok yang sekarang aku sukai.hahaha. Dunia itu begitu sempit seperti daun kelor. wkwkwk. Teringat aku pada pertemuan kedua dengannya. Saat itu aku meminta tolong kepada Kahcof untuk mencarikan kos-kosan buat adik yang kuliah di jakarta. iya, Kahcof juga kuliah disana, sehingga aku mempercayakan adikku ke dia.

Sampai sekarang aku tidak percaya bahwa aku menyukainnya. Dulu sempat tidak percaya bahwa aku mempunyai perasaan aneh kepadanya ternyata mungkin perasaan kagum. iya, aku kagum dengan Kahcof karena dia memulai semua dari nol. Dia dari keluarga yang sederhana tapi, mempunyai cita-cita yang tinggi. Aku tidak tahu apa tapi, dia kuliah di jakarta dengan beasiswa dari pemerintah. Sempat dia menunda kuliah satu tahun karena dia ingin kuliah di bogor tapi, takdir berkata lain. Dia adalah sahabatku yang aku kagumi, hormati karena dia bisa menghargai aku yang introvert ini. Selalu sukses ya Kahcof tetap semangat buat masa depan.



#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day10

Imajinasi mempermainkanku


Aku buta tidak melihat kebaikan orang lain untukku. Aku mencintaimu terlalu menggebu. Aku menginginkanmu sebelum waktunya. Aku ingin melanggar laranganNya demi memilikimu seutuhnya. 

Terbang diangkasa tinggi
Kau satu-satunya yang terindah
Kau kupuja
Kau kusanjung
Kau ku dambakan

Imajinasiku memainkan peran terindah yang tak bisa ku pungkiri. Kau memalingkan muka kepadaku tapi, pasti dia ada rasa kepadaku karena dia melihatin terus ke arahku. Imajinasiku mengontrol logika dan hati.

Sampai semua teman-temanku sudah bosan dengan khayalan indahku. Mereka sudah capek menasihatiku untuk tidak berharap kepada dia. iya, dia sang kupuja. Namanya Marcos, laki-laki yang dilubuk hatiku hinggap seperti kupu-kupu yang indah.

Dia berkata ke seorang temannya bahwa aku cewek yang tidak baik. Tapi aku tidak percaya itu karena aku tahu bahwa dia cowok agamis tidak mungkin berkata sejahat itu. Sudah banyak penolakkanmu tapi aku anggap itu rasa suka yang tertahan. 

Kau berkata tidak ingin
Padahal kau menginginkanku
Kau memperhatikanku
Kau membalas pesanku lama
Mungkin kau sangat sibuk
Aku akan menunggumu 

Saat kau bersama cewek lainnya, aku menganggap itu pertemanan. Tapi aku sempat berpikir, kau tak pernah mengajak aku keluar. Kau tak pernah berkomunikasi denganku. Inikah khayalan yang begitu indah? Aku yakin kau akan berjodoh denganku, kenapa? karena kau dewasa, aku gak. karena kau tegas dan aku gak. Kita saling melengkapi sehingga kita berjodoh.

Kau menolak pertemananku di bbm. Kau memblokirku. Dan disaat itu aku tersadar bahwa hatimu bukan untukku. Ternyata teman-temanku yang benar dan imajinasiku membawa aku kepada kebutaan menyakitkan. Jika kau jatuh cinta, hati-hati karena orang jatuh cinta tidak bisa dinasihati. Jaga perasaanmu dari hal-hal menyakitkan. Kau terlalu berharga untuk dia jadi, simpan air matamu untuk orang yang siap menjadi pendamping di penghulu.hehehe


#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day9

Pahami Kami



Saya adalah seorang "Introvert".
Saya lebih suka berkomunikasi via SMS daripada berbicara via telepon.
Saya lebih suka chat daripada "free call".
Saya lebih suka menulis untuk benar-benar bisa menyampaikan sesuatu daripada harus berbicara tapi, tidak terstruktur, terbata-bata dan bisa jadi salah makna.
Mungkin ada beberapa orang yang lebih suka tatap muka dan berbicara karena ekspresi dan kejujuran seseorang dapat terlihat, tapi saya memang lebih nyaman berbicara dengan menulis.

"Emang kalem ya?", "Jangan malu-malu ah", "Lucu kamu", "Kayak anak kecil", "Kok diam saja".
Percayalah, sudah sering saya mendengar ucapan itu.
Awalnya saya tidak menyukai fakta bahwa saya terlahir sebagai seorang introvert.

"Kenapa sih aku susah banget akrab sama orang?"
"Kenapa sih aku kebanyakan diem?"
"Kenapa sih aku gak bisa memulai percakapan dan mempertahankannya menjadi suatu pembicaraaan yang panjang?".
Mentally, semua fakta itu menyiksa diri saya. 
Berkumpul denga orang banyak menjadi suatu hal yang ingin saya hindari.
Kecuali jika memang itu suatu kewajiban, seperti mengerjakan tugas kelompok, setidaknya ada yang bisa saya lakukan ketika semua orang sedang sibuk mengobrol satu sama lain.

Taukah kalian? Felling lonely in the crowd is one of the most painful thing.
Dan tidak hanya satu dua kali saya merasakan hal itu. 
Tentu, saya tidak merasa seperti itu kepada semua orang.
Mencari teman baru memang suatu hal yang dulu saya takutkan ketika akan memasuki lingkungan baru.
Tetapi ketika sudah menemukan orang yang "klik", saya akan terbuka, tidak merasa terbebani ketika berbicara banyak-banyak.
Keluarga dan sahabat, adalah kotak nyaman saya. Kepada mereka lah saya lebih banyak menyampaikan isi hati.

Terkadang saya mencobva untuk keluar dari kotak nyaman itu. Percayalah, saya sudah mencoba untuk basa-basi dengan orang lain ketika sedang menghadiri perkumpulan yang ramai. Dengan beberapa menit sebelumnya terdiam untuk mencari bahan pembicaraan. Tapi, seringkali saya gagal untuk mempertahankan obrolan itu. Kemudian saya kembali terdiam, "kesepian" dan beralih untuk bermain HP.

Sempat berpikir, "Enak gak ya kalau aku ngomong kayak gini?"
"Nanti kalau aku ngomong kayak gitu, dia bakal gimana ya?"
"Jangan deh, topik lain aja.. apa ya?"

Pikiran-pikiran seperti itulah yang seringkali membuat saya tertahan untuk mengatakan apa yang ingin saya sampaikan. Kalau boleh dibilang, saya tidak ingin menyakiti orang dengan perkataan saya karena seringkali saya melontarkan kata-kata pedas yang menyayat hati.

Kini saya mencoba untuk bersyukur bahwa saya adalah seorang introvert. Tidak mudah memang tapi, setidaknya, banyak orang sukses yang memiliki kepribadian introvert. Seringkali, saya masih ngedumel pada diri sendiri karena tidak bisa menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan dengan baik ketika bertatap muka dengan orang lain. Tapi kamu tidak bisa memaksakan seorang introvert menjadi seorang ekstrovert. Bisa-bisa saya jadi stress sendiri.

Saya sedang berusaha untuk hidup lebih baik dengan kepribadian introvert ini. Saya ingin mengutarakan isi hati. Percayalah teman, kami tidak datang perkumpulan bukan karena kami sombong. Bagi introvert berada dalam keramaian dapat menyedot energi kami, membuat kami mudah untuk merasa tidak nyaman. Kami tidak menyapamu duluan bukan karena kami tidak menganggap kalian ada. Kami introvert memang tidak terlalu suka dengan basa-basi. Kami diam bukan karena kami tidak peduli. Kami hanya ingin menghindari konflik berkepanjangan.


#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day8

Mencintai atau Dicintai ?


Mencintai seseorang adalah sebuah anugrah. Apalagi orang yang kita cintai mau dicintai oleh kita adalah sesuatu yang membahagiakan. Tapi, aku tidak dalam posisi tersebut. Aku seorang yang sedang mencintai seseorang.

Sebagai seorang wanita, kita sebaiknya mencintai atau dicintai seseorang? Survei membuktikan bahwa wanita lebih memilih dicintai. Kenapa? Karena mereka kebanyakan ingin diperhatikan, disayang dan dimanja.hehehe. 

Seorang cewek mudah luluh hatinya kepada seorang cowok yang selalu berjuang untuk mendapatkan dirinya.ceilee... Kalau kalian mencintai seorang cewek yang belum mencintai kalian (para cowok), tenang saja luluhkan mereka dengan sabar pastinya. Aku yakin mereka akan luluh.

Ada sebuah wejangan seperti ini, dari pengalaman om ku. Om ku punya teman cewek, lah teman ceweknya itu mencintai sie cowok, sekarang sudah menjadi suaminya. Tapi mereka sudah bercerai. Kenapa? Karena sie cowok mencintai orang lain. Jadi, menurut wejangan omku lebih baik cewek dicintai seorang cowok karena cowok akan setia pada cewek tersebut.

Terus bagaimana dengan aku yang tidak mau dicintai karena aku belum mencintai beberapa cowok yang ingin mendekatiku ? Aku seorang cewek yang memilih untuk mencintai. Berlika-liku pahit, kebanyakan orang yang aku cintai tidak mau dicintai oleh ku.hehehe

Kenapa aku memilih mencintai? Karena itu sangat nikmat.hahaha. Biarpun bertepuk sebelah tangan. Tapi melihatnya saja sudah membuat jantungku berdegub kencang. Bagai aku terbang di langit ke 7, saat dia bersama cewek lain jatuh terlalu dalam, setidaknya pernah merasakan keanugrahan ini.

Dari beberapa cowok yang pernah aku cintai. Dengan berani, aku mengungkapkan rasaku ini kepada mereka. Kalian tau aku pernah dibilang pelacur, terus dibilang cewek gak baik, dan dipisui sampai dihindari. Inilah resiko bagi yang mencintai.hehehe.

Aku bersyukur ada satu cowok yang aku cintai bilang bahwa "aku menjaga hati". Aku tidak tahu dia menjaga siapa tapi, dia tidak menghindariku. Dan dia cowok satu-satunya yang mau tetap menjadi sahabat setelah aku menyatakan rasaku. Dia juga berani untuk bertemu denganku. Walaupun dia menolakku secara halus. hehehe. Biarkan waktu yang menjawab rasa ini.

Jika kalian mencintai seseorang, kalian harus siap dengan konsekuensinya yaitu dihindari, dipisui, dan dicuekin. Jika kalian memilih dicintai, ingatlah bahwa orang yang mencintai kalian harus kalian jaga karena dia sudah memberikan hatinya untuk kalian.

#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day7

Jawaban atas rasaku (part 2)


Setelah adik memberikan kabar itu, aku melamun, memikirkan tentang Kahcof. Dia teman semasa kecilku kalau tidak salah sih teman SD sampai detik ini. Teringat masa lalu, dia cowok yang pediam dikalangan teman-teman. Di sela lamunanku, aku tertawa, dia pernah berlari dengan pelan-pelan sambil dingklang saat pelajaran olahraga. Semua anak heran, dia terus berusaha berlari sambil menahan sesuatu.

Ada anak yang bertanya kepadanya, “kamu kenapa cof?”. Akhirnya dia bilang, “Kena beling”, anak-anak mulai menyuruh Kahcof berhenti. Aku salut dengan dia, masih mau berlari dalam keadaan terkena beling. Tapi, dia memendam rasa sakit itu sendirian.

Aku masih tidak percaya dia menitipkan salam kepadaku setelah 3 tahun lamanya tidak medengar kabar. Dan aku juga heran, “kok bisa dia tau tentang aku yang sedang merawat ayahku ?”.
Kepalaku mulai mencari jawaban dengan sendiri, “apa dia cuma iseng menitipkan salam, atau dia tidak sengaja bertemu adik, atau dia beneran ada rasa suka?”. Kepalaku dipenuhi dengan tanda tanya.

3 tahun lalu saat aku berjumpa dengannya. Pertemuan pertama, dia chat lewat facebook. “Vivi, ikut ke pernikahan Ageng yuk, besok malam, tak jemput”. “Aku pengen, tapi naik apa?” tanyaku. “Naik bus vi” jawaban Kahcof singkat. Aku saat itu tidak pernah naik bus sehingga, aku tidak tahu menahu tentang jurusan kesana. Aku bertanya terus kepadanya, dia menjawab dengan sabar.

Saat bertemu dengannya, aku biasa aja karena saat itu hatiku untuk orang lain.hahaha. Aku merasa aneh dengan sikapnya kepadaku, mungkin perasaanku saja. Diantara cowok-cowok yang berada disitu, dia satu-satunya cowok yang berani mendekatiku dan mengajak aku ngobrol. Karena aku tipe pendiam dan introvert.hehehe

Setelah mengambil makanan, tempat duduk berpindah. Eh, aku heran dia mendekatiku lagi. Disaat itu aku mulai merasa aneh dengan sikapnya.hahaha. Mungkin aku ke geeran. Dan lucunya, energiku itu sudah habis, aku bilang kepadanya “Cof, ayoo pulang”, aku merasa dia pemimpin kondangan disitu.

Kalian tau apa jawabannya, dia hanya memberikan senyuman manis kepadaku, tidak ada sepatah kata pun darinya. Tapi aku tahu apa artinya yaitu sabar. Mulai saat itu aku melihatin dia, dan sepertinya dia merasa dan mulai melihat kepadaku. Saat pulang kita saling pandang memandang tanpa kata. Aku juga mengingat pertemuan kedua kita yang membuat senyum-senyum sendiri. Saat itu, dia tersenyum kepadaku dengan saat manis dan mengucapkan sebuah kata yang tak pernah terlupakan.

#30DWC
#30DWCJilid 14
#Squad1
#Day6

Jawaban atas rasaku (part 1)



Ada yang pernah jatuh cinta ke lawan jenis ?
Aku pernah...
Ada yang pernah jatuh cinta secara tiba-tiba?
Aku pernah....
Ada yang pernah jatuh cinta tanpa sebab?
Aku pernah...
Ada yang jatuh cinta secara tiba-tiba dan tanpa sebab?
Aku mengalaminya...

Sudah 5 tahun, aku mencoba melupakan Macos tapi, bayang-bayangnya masih melekat. Macos sudah terbukti tidak mencintaiku karena sampai detik ini tidak mencariku lagi setelah kejadian yang sebelumnya. Rasa hampa menyelimuti relung hatiku.

Suara dobrakkan pintu terdengar keras. Pras (nama adikku) tergesa-gesa ke kamarku sambil bersemangat bilang kepadaku, "Mbak, ada yang titip salam ke mbak,ciee". Aku terkejut dan bangkit dari tempat tidur dan bertanya-tanya "Siapa?". Adikku bercerita dengan semangat "Mas Kahcof mbak, kayaknya dia suka mbak deh soalnya cerita terus tentang pean mbak. Dan masnya tau kalau pean lagi merawat ayah". Aku berhenti sejenak dan setengah tidak percaya perkataan adik. "its impossible, he like me?" Aku tidak percaya karena Kahcof adalah anak aktivis yang mempunyai banyak teman cewek dan aku yakin tidak mungkin dia bisa suka sama aku.


#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day5

Cowok dalam introvert tentang cinta

"Semua laki-laki tidak peka" itulah yang ada dipikiranku sekarang. Aku tahu sekarang bahwa aku adalah seorang introvert. Dan aku bangga dengan diriku. Tidak ada yang salah pada diriku, hanya saja aku sedikit berbeda dengan yang lain. Memerlukan energi dari dalam, menganalisis lebih dalam dan sulit jatuh cinta tapi, kalau jatuh cinta akan jatuh cinta lebih dalam daripada yang lainnya.

Hidup ini sangat flat tanpa kehadiran cinta bagai sayur kurang garam. Mungkin pernyataaan itu benar untuk sekarang. Dulu di mataku pernyataan itu salah, karena bagiku cinta itu suci, bukan untuk main-main. Kebanyakan dari cerita teman-teman, banyak yang tersakiti dengan namanya cinta sehingga dulu aku memutuskan tidak membuka hati kalau aku tidak suka. Percuma kalau tidak jatuh cinta dipaksakan karena aku kalau sudah bilang tidak suka akan sulit untuk membuka hati. 

Aku pernah mencintai yang terlalu dalam tapi selalu ditolak dengan cara kasar. Mungkin caraku yang salah dan pandanganku juga salah. Kata temanku sih terlalu agresif dan kebanyakan cowok takut.hahaha

Yang terlucu adalah aku mungkin terlalu peka pada sekitar maupun cowok. Jika aku merasa ada yang memandangi diriku, ceilee, aku langsung ilfil. Soalnya ya kenapa dia hanya memandangi aku, aku bertanya kenapa tidak mengajak aku ngobrol? Mungkin karena aku terlihat sombong atau pendiam sehingga aku terlihat menyeramkan tetapi sebenarnya hatiku sangat lembut. hahahaha

Ada lagi, ketika aku menyatakan rasa suka kepada cowok lewat chat sih. Mungkin terlihat tabu menurut kalian. Kok bisa cewek nembak cowok, hahaha. Menurut pandanganku, rasa cintaku ini suci dan aku ingin dia menjadikanku satu-satunya dihati dan apakah dia serius denganku atau kepura-puraan. Tapi yang salah adalah aku belum pernah komunikasi dengan cowok tersebut. Biarpun tanpa komunikasi aku sudah jatuh cinta karena pandangan pertama atau karena situasi. hahaha

#30DWC
#30DWCJILID14
#Squad1
#Day4


Samar

Angin berbisik pelan 
Mencoba melambai dan memegang
Angin indah bernyanyi riang
Menatapku sendu berkedip

Kulangkahkan diujung jurang
Melayang bagaikan lembut kain sutra
Angin itu masuk disetiap jemariku
Tidak melawan kepalsuan yang ada

Ku tarik
Ku pecahkan
Ku patahkan
Ku bunuh

Mata ini bernanah
Tak bisa membedakan baik atau buruk
Mulut ini membaca
Membaca bahwa itu ketiadaan yang nyata

Jantungku terlumat
Hatiku tertusuk oleh sang waktu
Kau tak pernah menjaga hatiku 
Kau tak pernah melihat waktuku

Apakah kau senang bermain dengan jantungku?
Apa arti kesucian ginjalku ?
Apa tak punya sedikit air untuk selalu aku genggam?
Kau tak pedulikan senyumanku

Angin mulai menyeru
Kau kulihat tapi tak bisa ku pegang
Kau menangis tapi tak memeluk
Kau bersedih tapi tak mengeluarkan air mata

Inginku redupkan cahayamu
Terlalu bersinar
Merusak mataku 
Dan tidak melembutkan jantungku
Merusak seluruh alam pikiranku

Kau melihatku dalam
Memberi sejuta kepalsuan
Memberi keindahan semu
Tak ingin berpindah
Tapi kau membakar api suciku

Kau tak punya secuil hati 
Untukku pasang di kedalaman jantungku
Tapi ada bekas kotoran yang tersisa
Memerlukan pembersih sebuah harapan
Tapi itu ketidakadilan

Anganku terbang jauh
Harapanku tersimpan oleh kunci inggris
Relung jantungku kerlap memerah gelap
Biar sang angin memberikan berjuta keindahan

#30DWC
#30DWCJilid14
#Squad1
#Day3
#toMCO

Beri Penjelasan

"Vivi pasti bisa!" seru batin vivi. Dia mengulangi kata-kata tersebut di depan cermin. Wajahnya terlihat malu-malu sesekali berani sedikit bergaya centil. "Im Ready!" bersiap vivi untuk menerjang badai. 

Dia berjalan dengan perlahan sambil mencoba untuk memandang ke depan. Ketika banyak orang lalu lalang, dia mulai menunduk ke bawah. "Aku takut" detak jantung vivi bertambah cepat. Dia berusaha untuk memandang ke depan lagi dan berbisik di hatinya "Vivi menjadi vivi yang baru, pasti bisa". Bertemulah dengan orang yang dikenal Erwin namanya. Vivi tersenyum dan menyapa ke Erwin. Erwin juga menyapa tetapi bukan kepada Vivi. Saat itu juga Vivi mulai gemetaran masuk ke sebuah universitas besar yang sudah dia jalani aktivitas setahun disitu. Tapi vivi tidak mempunyai teman dekat sama sekali. 

Selama jam mata kuliah dia tidak berbicara sepata kata pun. Dia merasa di dunia ini hanya ada dia saja. "Aku seperti mayat hidup" rasa sedih menyelimutinya. 


Dia teringat orang yang sangat dicintainya selama lebih dari 4 tahun. Dia hanya memandang dari kejahuan dan melepas rindu dengan chat handphone tapi tidak menggunakan nama dirinya melainkan nama lain. Dia tidak berani menggunakan namanya karena dia takut orang yang dicintainya menjauh darinya. Orang yang sangat di puja dan disanjung berkata bahwa dirinya "pelacur". Dia tidak menyangka orang yang selama dia sayang berkata seperti itu kepadanya. 

Dikos-kosan kecil, dia menangis sejadi-jadinya. Dia merasa tidak berguna sebagai manusia, dan merasa sendiri di dunia ini. Terasa sangat sesak teramat sesak dan sesak. Hidungnya membenarkan itu ketika ada yang keluar dari dalam hidung yaitu iler. hehehe

Dia berjuang melawan dirinya sendiri. Orang pertama berbisik "Kamu harusnya jadi mereka yang mudah bergaul, menonjol di dalam kelas, kamu bodoh, tolol, gak berguna kalau gak bisa seperti mereka". orang kedua berkata "jadilah dirimu sendiri, kamu harus bertahan, gak boleh sedih". Dia merasa sangat tertekan, kedua tangannya berada di kepala serasa menahan beban yang sangat berat.

Dia tidak bisa berpikir jernih. Dia melihat di depannya ada sebuah gelas minum pecah beling. Dia mencoba meraih dan memecahkan gelas tersebut. Dia berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Sebelum melakukannya, dia teringat kedua orang tua nya yang selalu menerima dia apa adanya. Yang tidak pernah menginginkan apa-apa, hanya ingin melihat vivi bahagia. Tidak dengan orang lain yang melihat dari wajah, sikap, tingkah laku, sesama hoby, atau keasyikkan diajak ngobrol. 

#30DWC
#30DWCJilid14
#Day2
#Squad1

Tanda Tanya


Pernakah merasakan terluka? Terluka yang penuh dengan sesak? Sesak yang berkepanjangan ?berkepanjangan karena melawan diri sendiri? Tidak nyaman dengan diri sendiri? Aku pernah merasakannya.

Katanya masa SMA adalah masa yang menyenangkan penuh dengan kegembiraan, canda tawa dan bersahabatan. Mungkin hanya aku yang tidak pernah merasakan itu. Bagiku bertemu dengan meraka sesuatu yang menyesakkan. Aku merasa tidak nyaman dengan diriku kalau disekitar mereka bisa dibilang serba salah. 

Pernah disuatu hari, ketika aku akan presentasi tugas bahasa inggris. Tiba-tiba ditengah presentasi, mereka menertawakan aku dengan keras (terbahak-bahak). Yang terpikirkan saat itu, mengapa mereka tertawa? Apa aku terlihat selucu itu ? Atau aku terlihat bodoh? Kenapa mereka tidak mengahargai aku? Apa kalian tau bahwa aku menyiapkan presentasi semalaman suntuk agar terlihat bagus? Apa kalian tidak melihat perjuanganku ?

Terdengar suara:  "polos banget ya vivi", "lucu dia", "kayak anak kecil ya", "pendiam tapi lucu". i hate that words. Apakah dengan sifat seperti itu kalian memberi label aku diperlakukan berbeda dengan orang lain? Aku dikucilkan ? Kalian tidak memendang aku sedikitpun ? Apa aku tidak seberharga itu sehingga aku tidak bisa menjadi sahabat kalian?

Setiap malam selalu terasa dingin, sesak dan tidak bisa tidur dengan nyenyak. Di malam-malam sunyi selalu memikirkan tentang hari esok yang menghantui. Sebelum berangkat, aku selalu ingin cepat pulang. Mungkin benar kalau aku tidak mudah membaur atau bisa dibilang pendiam. Terkadang lingkungan tidak mendukungku dalam berusaha untuk membaur, malah mereka berusaha menggunjing, membicarakan dan buat bahan lelucon. 

Aku bertanya mengapa aku seperti ini? Apa yang salah dengan diriku? Apa solusi untukku? Dan siapakah aku ? Aku yang selalu berpikir tentang penilain orang lain terhadap diriku. Aku yang selalu ingin seperti orang lain. Aku yang selalu ingin menjadi mereka. Aku yang suka mengamati orang lain daripada berbicara. Untuk mengungkapkan isi hati aja susah apalagi berbicara secara langsung. Kalau aku selalu dikucilkan. Mucul pertanyaan : KENAPA AKU ADA?

#30DWC#30DWCJilid14#Day1
JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.