Bersedih Lagi


Memang benar, aku kekanakkan sekali. Rasanya sangat kecewa ketika orang lain seperti Pak Tri berkata bahwa aku tidak akan mendapatkan jodoh jika tidak mempunyai prinsip. Dan temanku rachmania juga bilang “Kau tak daimin aja”. Hatiku benar-benar ingin menagis, dunia kerja begitu keras.
Aku sangat kecewa kepadamu Pak Tri, kenapa kau bilang tentang jodoh yang tidak akan mendekat. Kau tidak berhak seperti itu, yang menentukan semuanya itu Allah. Untung aku mempunyai Allah untuk tempat curhat. Jika aku tidak mempunyai Allah, entah mungkin aku belum bisa memaafkan Bapak.
Rasanya, jika bapak tidak membutuhkan aku lagi, aku akan keluar saja. Aku memang kurang kompenten dengan manajemen pak. Iya sih, bapak simpatik, kalau lama kelamaan simpatik juga tidak bagus itu benar. Aku mencoba tegar disitu, karena memang dunia kerja. Aku mencoba berdamai dengan rachmania karena dia temanku SMA, memang sifatnya tegas dan suka memerintah. Aku memaklumi itu, tujuannya bagus untuk memajukan LBB. Yang tidak aku terima adalah perkataannya yang menasihatiku dengan tegas dan soal jodoh, rasanya hancur berkeping-keping.
Iya memang itu bukan soal bermain lagi seperti anak kecil dunia kerja itu. Setidaknya, jangan ungkit masalah jodoh. Aku sudah lelah dengan seorang cowok. Sudah capek dengan seorang cowok. Aku bahagia karena punya keluarga kedua yaitu HmI. Mereka semua baik padaku. Mencoba mengerti diriku, dan mencoba berhati-hati dengan segala ucapan mereka.
Aku menyayangi mereka seperti keluargaku sendiri. Aku bahagia ada mereka. Rasanya ingin ketawa lagi bersama mereka. Apalagi kalau Triidiot disatukan, mereka sangat unik bisa membuat gelak tawa. Mereka sempurna melengkapi satu sama lainnya. Aku baru tahu bahwa aku masih dalam “pengkaderan”. Tenang saja, aku nyaman kepada kalian, sudah aku anggap sebagai rumah keduaku jika aku stress memikirkan hal yang sepele.
Ingin curhat kepada kalian hari-hariku di tempat kerja. Terkadang, tidak memakai perasaan, tetap saja memakai perasaan. Terkadang merasa diri ini mampu, tetap saja merasa tidak mampu. Aku hanya kecewa kepada Pak tri bilang seperti itu. Aku kecewa mengungkit masalah jodoh. Rasanya bapak telah menghancurkan semuanya. Boleh bapak mengkritik kinerjaku yang seperti itu, masalah jodoh jangan diungkit, rasanya itu hal privasiku pak. Sakit banget mengingat hal tersebut.
Emang aku tidak pantas untuk dicintai, aku memang tidak pantas untuk menikah. Aku down lagi, butuh penghibur duka lara yaitu comedy. Menangis di kamar yang sempit dan sunyi, rasanya tidak ingin bertemu dengan orang di LBB, kalau tidak untuk tanggungjawab dan komitmenku pada LBB, mungkin aku mencari pekerjaan yang membahagiakan lainnya.
Makanya kenapa ingin menjadi seorang penulis, tidak bertemu orang-orang dan bisa bertemu dengan orang yang sama pikirannya denganku yaitu introvert. Butuh hiburan yang menyenangkan. Penat sekali hidup ini, dunia kerja memang lebih kejam dari dahulu. Seandainya ada teman cowok untuk curhat, aku takutnya mereka salah paham bahwa aku menyukai mereka atau mereka akan jatuh cinta padaku. Eaaa, itu terlalu alay sepertinya. Biarlah aku pendam semua duka laraku dalam blogku ini.
Agar menjadi bacaan untuk mereka yang selalu diremehkan, bangkit lagi, diremehkan bangkit lagi. Kalian tidak sendiri kok, ada aku nih silahkan curhat kepadaku jika kalian ingin berkeluh kesah, saya siap mendegarkan.
Berdamai dengan diri sendiri seperti berdamai dengan beban yang menumpuk.

Bad Boy


Kau berhasil
Merebut ketertarikanku padamu
Kau sukses
Kehidupanmu menyenangkan

Kita berbeda
Kita sangat berbeda
Sebagian mengatakan, kau masih seumur jagung
Aku tidak bisa dengan kau

Jangan menantangku
Itu hal yang paling aku benci sekaligus aku sukai
Kau benar-benar berhasil
Menarikku untuk memikirkanmu

Kau bukan tipeku
Kau bukan tipeku
Kau bukan tipeku
Jangan mempermainkanku

Aku tidak bisa berpikir dengan benar
Semuanya menjadi tangisan
Aku ingin menangis
Aku ingin keluar dari HmI

Kalian begitu baik padaku
Sangat baik sehingga, aku ingin menangis
Jangan terlalu baik padaku
Egoisku, individualku terkadang besar kepada cowok

Aku menangis
Aku tersanjung
Atas kebaikkan kalian
Terimakasih

Tolong, jangan membuatku menangis lagi
Aku tidak sanggup menangis lagi
Kalian semua terlalu baik padaku
Tolong, menjauhlah padaku
Atau
Aku akan keluar dari HmI

Bayiku diambil orang


Tidak ada yang mau jika seorang bayi diambil oleh orang lain, pasti itu. Begitupun juga aku, tidak ada yang mau jika seseorang mengambil punyaku. Terlalu egois ya ? Benar itu. Itulah hidup yang harus melihat kebahagiaannya bersama orang yang lebih baik daripadaku. Yang lebih sederhana, dan lebih intelektual.
Setidaknya, aku pernah menjadi teman yang lama dan mengenalnya. Itu sudah cukup menjadi sebuah kenangan yang ku simpan rapat-rapat. Mungkin, aku lebih baik dijodohkan saja karena dengan begitu aku bisa menerima ketetapanNya. Itu mungkin yang terbaik dan yang Allah kehendaki.
Setidaknya orang yang dijodohkan sama aku, dia harus bisa mendukungku secara finansial dan emosi untuk s2 ke luar negeri dan suka jalan-jalan itulah syarat wajib syahnya juga tidak mengekangku kemanapun aku mau. Satu lagi, dia harus jujur dan tidak menyakitkan yaitu dengan mengola kata-katanya seperti kanda tejo, dia jujur, menyakitkan, apa adanya, dan aku bisa terima itu. Dia mengatakan di awal kalau “Menerutku”, “sepengetahuanku” itu bisa ku terima. Aku malu, kalau ketemu dia pasti ingin nangis mulu. Wkwkwk
Akhirnya, aku praktek untuk berhubungan dengan manusia satu dengan lainnya itu bagaimana. Aku kerja di aqila course, banyak orang-orang disitu, walaupun aku tidak cekatan setidaknya aku diperlukan disitu. Aku suka dinasihati, diberi saran agar aku lebih baik lagi sih.
Sekarang, aku berpikir terbuka dengan segala sesuatunya walaupun aku masih suka cengeng tidak jelas atau suka membandingkan ku dengan orang lain. Mungkin, kesalahanku adalah suka membandingkan aku dengan orang lain padahal aku punya kelebihan yaitu aku suka bersahabat dengan siapapun, aku suka dimintain tolong dengan siapapun dan aku selalu berpikir positif terhadap orang lain. Aku ingin memberikan mereka senyuman agar mereka bahagia tanpa beban yang dirasa.
Aku mempunyai luka,
Luka itu terkadang membayangi
Padahal mereka tidak berpikir seperti itu
Yaitu masa laluku
Entah kenapa, aku ingin membuktikan kepada mereka orang sepertiku dulu loh bisa pergi keluar negri, bisa s2 di luar negeri walaupun itu terjatuh bangkit lagi , terjatuh bangkit lagi. Terkadang selalu gagal dalam wawancara, mungkin karena mereka melihatku tidak mengola kata-kataku dengan baik dan terlihat kekanakkan, yang mengujiku adalah seorang psikolog jadi tahu dengan pengelolahan kata.
Yang ingin aku perbaiki dalam tes s2 yaitu
1.      Bahasa inggris
2.      Pengelolahan kataku yang baik jika saat wawancara
3.      Berpikir logis, dewasa dan kritis alias lihat sisi negatif orang
4.      Tau batasan-batasan antara aku dengan orang lain
5.      Meminta maaf jika salah
Yang tidak akan aku hilangkan adalah :
Selalu jujur kepada orang lain, karena aku ingin melihat orang lain bahwa inilah aku dengan segala luka yang pernah terjadi.
Aku bahagia ketika guru masa laluku SMA yaitu pak agus bilang bahwa “aku sudah banyak berubah”. Rasanya hatiku bahagia mendengar perkataan beliau.
Yang harus dihilangkan adalah sifat kekanakkanku perlahan dengan perlahan. Dan melihat kondisi sekitar.
Aku tahu bahwa sekretku kurang sekali. Berbeda dengan dinamika surabaya yang benar-benar bagus dengan sisi intelektualnya yaitu membaca, diskusi, dll.
Apa aku harus membuat ppt tentang materi tersebut lalu aku share kan kepada mereka alias membuat kajian gitu ya. Kalau presentasi didepan mereka pasti grogi masihan, harus berpikir bahwa “Aku pasti bisa”. Masa lalu ya masa lalu, toh mereka sudah bahagia dengan kehidupan mereka masing-masing.
Apalagi rastra atika, dia bahagia dengan suaminya jalan-jalan kemana-mana.
Lalu, arfan dia sudah punya istri.
Duh mereka yang sudah menggodokku di SMA sooko telah sukses alias mempunyai uang lalu nikah. Jadi pengen.
Pengen itu bukan berarti segera, belum ada yang bisa meyakinkanku.
Mungkin nanti di aqila course bertemu jodoh. Aamiin.
Akan aku ceritakan semua keinginanku ke dia jika dia ingin itu semua. Hi hi hi
Sekarang, aku terbuka dengan segalanya.
Silahkan menasihati apapun, menggodokku apapun, aku terima itu dengan logis.
Kata kanda tri “Bagus itu organisasi HmI”
Kanda tri bilang begitu, rasanya menyenangkan bisa bergabung dengan kalian.
Terimakasih telah menghargai kekuranganku.
Terimakasih telah mencoba mengertiku.
Terimakasih telah membuatku menangis.
Terimakasih telah membuatku tersenyum
Terimakasih telah menasihatiku
Terimakasih tri idiotku.

Kau Telah Memperhatikanku Sejak Awal


Pola Pikirku
Kebaikkanmu
Perhatianmu
Perkataanmu

Sejak awal
Kau telah memperhatikan
Sejak awal
Kau telah mengasihiku

Terlihat pada tajamnya tatapan matamu
Terlihat pada perhatianmu
Sejak awal
Aku menyadarinya

Kau terus mencoba mengertiku
Sejak dari awal screening
Kau terus mencoba mengertiku
Kau kasihankah padaku?

Jangan
Jangan kasihan
Aku tak butuh itu
Aku bisa berdiri sendiri

Jangan pernah mengetahuiku lebih dalam
Jangan kasihan
Jangan melihatku
Aku merasakannya

Menjauhlah
Aku tidak mau disentuh
Atau
Dipermainkan
Menjauhlah

Aku mohon menjauhlah!

Tak Tahu Arah

Manis!


Ku putuskan bahwa aku memblokir semua kontak yang berhubungan dengan Heru mulai dari Facebook, Instagram juga Wa. Aku sadar bahwa cintanya lebih besar kepadanya karena dia cewek sangat baik yang pernah aku tahu.
Ku relakan kau untuk dia karena jika kau bahagia aku akan bahagia. Bahagia adalah ketika seseorang yang aku sayang bahagia dengan pilihannya. Aku doakan supaya dia yang kau cinta akan menjadi jodohmu. Aku akan mencari kebahagiaan lain yang akan membuatku selalu tersenyum.
Terimakasih banyak telah menyembuhkan diri ini sedikit demi sedikit Kanda-kanda. Kalian semua menyindir di Wa story, aku sensitif tahu. Semoga kalian semua mendapatkan pahala dariNya.
Terimakasih mencoba untuk membuatku merubah kepribadianku yang seperti ini suapaya berfikir dewasa.
“Jadikan hinaan sebagai motivasimu”
“Cantik itu relatif”
“Opoo kalau ganteng?”
“Ojok baperan”
“Sudut pandangmu berbeda dengan orangtua”
“Jahui Heru”
“Moco o”
Perkataan kalian membuatku mikir keras.
Sepertinya aku sangat perlu ngopi dengan kalian semua. Dikelilingi oleh dunia fana. Kalau dunia fana, aku jagonya mencari sesuatu atau hal-hal meneliti dari perspektif wa an tok. Kalau dunia nyata mah seperti ini. hehehe
Terimakasih penuh dengan tekanan batin yang telah kalian lakukan. Cobaanku dari dahulu hingga sekarang adalah cowok. Entah kenapa aku tidak bisa berhadapan dengan kalian terlalu lama. Entah pemikiranku yang membuat diriku tidak mau berlama-lama dengan kalian.
Menurutku cowok itu menyukai seorang cewek yang cantik. Sedangkan aku tidak cantik sih, lebih ke imut. Dan aku orangnya bosenin, suka diamnya daripada bicaranya. Sehingga, kalau di chat banyak ngomong, kalau dunia nyata mah tidak sepata katapun terucap.
Karena kebanyakan orang yang aku kagumi itu selalu menyukai tipe cewek yang cantik dan aku tidak termasuk atau aku terlalu agresif ya kepada mereka. Hmmm mungkin juga sih.
Banyak yang mengajak aku untuk ketemuan tapi, entah kenapa untuk mengeluarkan energi bertemu mereka itu tidak mampu. Rasanya ada beban berat yang terjadi jika bertemu dengan seorang cowok. Mungkin pikiranku yang negatif melulu padahal mereka mah tidak seperti itu.
Aku sudah kenal Heru lama ternyata dia sama seperti cowok lainnya. Menyukai seorang cewek yang cantik, lucu, dan sholeh.
Padahal aku yang lebih mengenalmu daripada orang lain.
Aku yang mencintaimu lebih dulu daripada orang lain.
Kenapa kau lebih memilih dia ?
Iya, aku tahu bahwa dia lebih dari aku.
Cintailah dia, aku mundur.
Aku akan mencari kebahagiaan lain walaupun itu bukan cowok. Aku akan mencari ilmu kehidupan dan ilmu kepenulisan. Ilmu apapun aku akan belajar itu semua karena sejatinya, kita tidak pernah tahu berjodoh dengan siapa.
Aku ingin didengar
Walau itu sesuatu yang tidak penting
Bagiku sangat penting karena aku terlalu perasa terhadap sesuatu
Itulah mengapa jika di hina entah kenapa langsung down walaupun itu tidak tampak tapi, hatiku menangis.
Mungkin aku terlalu serius oleh sesuatu makanya hidupku tidak berwarna.
Aku akui, kedua orangtuaku jarang sekali ketawa. Makanya kenapa aku manja karena aku ingin terlihat lucu di mereka walau hati ini selalu menangis. Aku terkadang ingin curhat masalah hati, tidak berani karena aku tidak mau dianggap lemah oleh mereka. Aku ingin menjadi kuat walaupun terkadang aku menangis dalam kamarku yang gelap tak berudara.
Jadi, nikmatilah hidup kalian ketika masih muda.
Jangan sia-siakan orang tua kalian
Jangan pernah menangis karena hal yang tidak penting yaitu rasa atau hati
Aku berhenti untuk mencintaimu her!
Jangan khawair, aku berusaha untuk merubah kepribadianku ini.
Walaupun itu tidak mudah, terjatuh bangkit lagi terjatuh bangkit lagi
Karena dunia ini masih luas untuk dikelilingi buat apa menangis untuk hal tidak penting.
Aku tidak kalah dengan dia, ataupun tidak menang, yang ada hanyalah menebar kebaikkan sebisaku sampai aku dipanggil oleh Allah dengan keadaan Khusnul Khotimah.
Tebarkanlah senyuman selalu walaupun hati ini kesakitan.
Jangan pernah menyerah atas ujian hidup ini
Allah tidak akan merubah nasib kita ketika kita tidak berusaha merubahnya
La Tahzan
Serahkan hanya KepadaNya
Yakin Usaha Sampai!

Aku hanya teringat perkataan Mila bahwa
"Gak ada ta selain mas Heru!"
Wow perjuangkan dia her, dia sepertinya menyukaimu
Ada perkataan yang tidak bisa aku terima dari Mila yaitu
"Mbak sudah tidak mampu ikut hmi!"
Kau tahu itu perkataan yang paling menghinaku
Kau menyukai cewek yang seperti itu ?
Silahkan!
Kalian berhak untuk bahagia...
(Emosiku Muncul)

Aku Jahat


Jangan dekati aku
Aku sangat jahat
Sangat jahat
Aku punya egois yang tinggi, terkadang menjadi sekat antara hatiku dan cowok manapun. Aku akui Heru sudah menembus dindin tersebut, entah lewat mana anak tersebut bisa merayu diriku.
Dia pandai sekali membuat hatiku berbunga-bunga. Dia pinter sekali, bermuka dua kepadaku. Apalagi kepada Mila, dia menggunakan strategi itu untuk meluluhkan hatinya Mila sehingga dia menulis “Berjuta keindahan yang terakumulasi menjadi Kau”. Dia menulis itu agar meluluhkan hatinya Mila. Semoga Mila tidak luluh karena aku akan terluka karena hatiku ada sedikit di Heru.
Aku seorang introvert, harus berkelana ke seluruh penjuru negeri agar menemukan tambatan hati yang mau menerima semua keegoisanku dan segera melamarku karena aku sudah lelah sendirian di dunia ini dan pikiranku sudah muak dengan kesendirian. Aku ingin bebas kemanapun yang aku mau tanpa belenggu ortu.
Belum aku temukan seseorang yang bisa mengayomi diri ini kecuali ada seseorang yang bisa sebenarnya dia adalah Heru, mas zen, mas tejo, karena mereka berjiwa bebas karena mereka suka jelong-jelong. Aku suka banget jelong-jelong, ingin sekali jelong-jelong tapi kemana ya. Sayangnya mereka semua sudah mempunyai seseorang kecuali Heru yang ditolak sama Mila, aku mempunyai kesempatan.
Aku harus mendapatkan hatinya Heru agar dia menjadi milikku selamanya yaitu menikah denganku. Sebelum itu, aku harus menjelajah ke seluruh dunia supaya tahun ini bisa dilamar seorang pangeran dan berjuang bersama meraungi samudera, jalan-jalan bersama , mulailah mengkhayal semua itu.
Aku anaknya tak tahu arah, yang terombang-ambing oleh sesuatu. Tak pernah pasti yang aku pilih. Aku sudah capek berkeliling dan tidak pernah pasti yang terjadi. Aku sudah capek sendirian. Aku ingin segera dihalalin agar aku bisa belajar membangun cinta bersama dan meraungi dunia ini dengan belajar bersama. Aku tidak mau berpacaran karena ketika aku memberikan hatiku, dia harus menjadi milikku seorang.
Tidak boleh menjadi milik orang lain dan kenapa aku berpikir bahwa heru itu harus jadi milikku karena dia tidak mudah jatuh cinta, eh ternyata dia tidak jatuh cinta kepadaku, lha aku malah jatuh cinta kepadanya. Wow, dunia berputar terlalu parah. Entahlah aku harus bagaimana karena terbawa hanyut oleh rayuannya atau aku oleh imajinasiku saja.
Emang enak segera dihalalin dan berjuang bersama
Duh emang aku ini mempunyai imajinasi yang terlalu berkhayal tinggi
Aku ingin selalu belajar dan suka jelong-jelong
Ingin jelong-jelong di seluruh dunia bersama setelah halal
Aku tidak mau jelong-jelong sebelum halal
Suka sekali jelong-jelong
Duh segera halalin aku dunk
Trus kita jelong-jelong bersama
Naik gunung bersama
Gak jelas sekali
Wkwkwk
Aku tak menjelajah dunia, mungkin saja ada yang segera menghalalinku. Aku akan bermuka dua kepada mereka agar mereka mau menghalalin. Bagaimana sih merebut hati seorang cowok ?
Mungkin dengan bersikap kalem kali ya dan berdandan cantik gitu kayaknya dan manis imut-imut kayak telor ceplok plus kue tar. Wkwkwkwk . Aku sudah capek di facebook bertebar pesona, entah mereka kok gak segera melamar diriku. Kan maunya dilamar bukan di wa tok tapi , gak jelas mau arah kemana.
Lebih baik bertemu langsung ke orang tuaku ngobrol, entah itu diterima ortu atau tidak kan urusan nanti. Wow, sifatku aneh ya, sangat aneh, terlalu ganas. Kata temanku Yuni, kamu itu ganas orangnya makanya banyak cowok tidak berani main ke rumahmu. Padahal hati ini rapuh ingin segera dilamar. Wkwkwk
Entah apa yang salah pada diri ini ?
Aku harus mencari jati diri yang parah dari siapapun
Aku harus berpikir luas dan menahan egoku dan emosiku
Aku tidak tahu harus bagaimana lagi
Aku harus berhenti dengan semua ini
Aku masih mencari jati diri
Harus dibawa kemana diri ini
Menjadi apa diri ini
Aku tidak tahu lagi
Aku sudah bingung
Kemarin, setelah mas Syarif bilang seperti itu, sepertinya cita-citaku tidak bisa dicapai karena beban meninggalkan ortu. Ada alasan lain sih sebenarnya, aku belum mampu menguasai semua itu. Aku harus terus belajar agar mampu menguasai itu.
Sekarang aku sudah normal
Dan emang aku tidak mau disakiti Heru sehingga, aku masih kontakkan sama dia agar hatiku tenang. Sekarang sudah tenang sih,, sudah cukup berteman dan jadi teman curhat saja karena dia yang aku percaya tau segala kekuranganku. Dan aku nyaman curhat ke Heru. Kalau yang lainnya sudah punya seseorang jadinya aku tidak mau. Hehehe.
Aku tak mencari kesejatian diri ini.
Entah akan berlabuh kemana
Alias menikah dengan siapa
Wkwkwk
Aku hanya ingin dihalalin
Dan aku tidak mau dipacarin
Karena bagiku itu hanya membuang waktuku

Lawan Aku Kalau Bisa!


Sekretku yang membuatku bahagia. Mengajarkanku arti sebuah kehangatan. Yang membuatku hangat dan mengajariku bagaimana berfikir dewasa itu. Jika ada seseorang yang menghina sekretku, aku tidak bisa terima itu. Aku akan memajukan sekretku.
Entah bagaimana itu, yang pertama aku lakukan adalah membaca buku dulu untuk mengetahui seluk beluk di HMI. Setelah itu eksekusi di dalam sekretku. Ketika dia bilang “Kepengurusan yang gak jelas gitu”, rasanya ingin aku tonjok muka dia. Dia sudah tidak menerima cintaku, sekarang membuat terluka telah mengatakan yang tidak-tidak seperti itu. Eh aku tahu sih itu Cuma pendapat dia, egoku bilang aku tidak terima itu!
Sekretku telah memberi aku kehangatan yang membuatku belajar akan arti keterbukaan dan menerima diriku yang aneh ini dengan segala keegoisanku. Semoga atas hadirnya aku, aku bisa membuat sekret lebih hidup dan tidak mati. Membuat seperti kehidupan bagaimana ya ?
Walaupun hatiku masih sakit karena tidak terima sebuah kekalahan bahwa cintaku tidak diterima dia. Aku tidak boleh kalah dalam hal apapun dari dia. Aku akan melawanmu sebisaku. Aku sudah muak telah direndahkan olehmu. Aku wanita yang tidak mau direndahkan olehmu. Aku membencimu.
Ketika kau menjadi KAHMI suatu hari nanti, entah kita akan saling melawan atau teman didalam selimut yang menuai kebencian. Kita lihat nanti siapa yang menang? Wow, egoisku tinggi ternyata. Aku paling tidak suka ditolak dan direndahkan oleh siapapun. Sifatku yang seperti ini perlu bimbingan oleh kanda-kanda. Terimakasih telah membimbingku dengan sabar ya. Semoga kalian mendapatkan pahala dariNya. Jadilah temanku untuk selamanya.
Jangan pernah lelah untuk menghidupkan sekret ya...
Aku tidak tahu, sekrang pikiranku pusing memikirkan kalian semua.
Entah masih tidak tahu arah, mana yang aku eksekusi.
Goyah dengan apa yang akan aku lakukan.
Kalian tahu bahwa diri ini bingung apa saja yang akan aku lakukan. Iya aku bingun apa yang harus aku lakukan. Ingin sekali keluar dari HMI, aku tidak kuat dengan tekanan yang membingungkan apa yang harus aku lakukan. Aku berani melawan sesuatu yang harus aku perjuangkan tapi, jangan pernah sentuh daerah sensitifku yaitu keegoisanku. Jika aku egois, wuihh keluarlah kata-kata “Itu tidak penting, its not important”. Itu kata andalanku. Sesuatu yang tidak penting tidak perlulah untuk dilakukan. Ya seperti pembahasan yang membahas rasaku itu tidak lah penting. Itu yang aku rasakan tidak perlu diulik lagi. Aku punya daerah keras kepalaku yang tidak boleh disentuh siapapun.
Jika disentuh, aku tidak peduli itu siapa, aku tidak akan membalas ucapan tersebut karena itu hal yang privasi. Namanya juga rasa, ya rasa tidak bisa diubah, kalau bisa di ubah ya Allah yang bisa merubah itu. Rasaku untuk Heru itu dari Allah dan aku menghendaki hal tersebut. Sampai sekarang pun aku belum bisa berpindah hati, kalau aku sudah menemukan pengganti Heru, pasti aku akan bilang kepada orang tersebut.
Heru itu sabar banget dengan sifat kekanakkanku, dia tidak pernah menyentuh daerah sensifku sama sekali, karena dia paham bahwa aku seperti ini. Dia pandai beretorika, memainkan kata-kata. Aku tidak tahu dalam hatinya, apa itu benar murni dia baik atau menghinaku? Aku tidak tahu, hanya Allah dan Heru yang tau karena kemunafikkan itu tidak ada yang tahu bagaimana di dalam hati mereka.  Yang aku tahu dia adalah teman masa kecilku sampai hari ini.
Aku akan buktikan bahwa biarpun aku seperti ini
Aku bisa seperti kau
Aku bisa mengalahkanmu
Jangan pernah sombong dengan apa yang telah kamu pelajari
Karena aku jatuh bangun berusaha membangun bentengku sendiri
Kau telah menghancurkannya
Aku tidak akan pernah kau hancurkan dikemudian hari
Aku telah membentengi daerah dindingku lagi
Aku akan lebih strong dari yang dulu
Aku tidak akan pernah goyah
Aku tidak akan pernah menangis lagi
Walaupun itu hal sepele
Aku sudah pernah dihina
Aku tidak mau dihina oleh siapapun lagi
Sudah cukup
Sudah cukup!

Wanita Penuh Luka (Part 1)


Ini kisah seorang yang penuh dengan “rasa bersalah” pada diri sendiri. Orang seperti ini hanya ingin dicintai dan dimengerti. Walaupun, kebanyakan dari mereka mempunyai sifat egois tinggi, mereka akan luluh pada perjuangan yang besar.
Kisah cerita masa laluku yang penuh dengan luka. Aku tidak mau direndahkan oleh siapapun. Aku yang tidak mau diperintah oleh siapapun. Iya, aku seorang yang mempunyai keegois tinggi. Di dalam hati ini terdapat kelemahan yaitu ketika orang menganggap aku lemah tidak bisa apapun.
Ada sebuah mimpi, sebuah mimpi yang mengharuskan mengeluarkan energi yang begitu besar. Untuk menggapainya membutuhkan semangat tinggi dan dorongan yang super hebat dari finansila dan emosi dari seseorang.
Akhirnya aku temukan titik masalahnya yaitu finansial. Meskipun, aku mempunyai orang tua yang bisa dibilang berkecukupan. Mereka tidak mendukung mimpiku ini. Apalagi Ibuku berkata “Itu tidak penting, yang penting mencari uang”. Hancur, mimpi yang aku inginkan itu.
Oleh karena itu, aku ingin terbebas dari belenggu ini yaitu seseorang yang mau mensuportku secara emosi dan finansial. Aku juga bakal kerja sih, setidaknya aku bisa terbebas dari belenggu ortu. Aku bisa bebas riwa riwi ke Surabaya, jalan-jalan berdua, dan lain-lain.
Bisa keluar malam dengan bebas, tidak ada yang melarang kecuali seizin suami. Mendaki gunung berdua, jalan-jalan keliling indonesia berdua, intinya berjuang bersama. Mimpiku adalah menikah, berjuang bersama mencapai cita-cita itu yaitu berjuang mendirikan flp mojokerto dan hmiku. Sempurna gitu terlihatnya.
Dan juga, berproses mencari ilmu di Surabaya dan lain-lain. Bermimpi, tahun ini menikah lalu mengenal satu sama lainnya sekitar 1-2 tahun. Mencapai mimpi dalam waktu tersebut. Berkomitmen tidak memiliki anak dahulu karena aku belum siap secara batin karena aku juga ingin mencapai mimpi tersebut. Yang intinya, aku ingin berkeliling indonesia mengikuti forum-forum dengan bebas, tidak terbelenggu izin dari orang tua karena menjelasan ke mereka sulit sekali rasanya.
Seorang wanita yang sulit untuk berkomunikasi menata perkataan satu dua kata yang rapi sehingga mereka paham apa yang aku inginkan. Itu hal yang sulit untuk dijelaskan. Hanya tulisan ini aku curahkan keinginan terdalamku. Terbelenggu oleh orangtua itu seperti terkurung dalam sel penjara. Iya, aku termasuk cewek bebas tidak terbelenggu apapun.
“Aku suka ke bebasan”
“Aku mempunyai keegoisan yang tinggi”
“Aku yang terluka dalam masa lalu”
Apakah ada yang mau mencintaiku dengan kebebasan dan keegoisan di diri ini ?
Ingin sekali semisi dan sevisi
Terkadang ingin mencari seorang penulis seperti Mas Rizky, dia subhanolloh mencari ilmu dimanapun
Terkadang ingin mencari seorang aktivis seperti Heru, dia mandiri dan bebas kemanapun kalau mempunyai uang
Terkadang ingin mencari seorang pekerja keras seperti Maulana, dia teladannya bagus dengan semangat tinggi bekerja
Terkadang ingin mencari seorang yang agamis seperti Pak Alawi, dia mempunyai ilmu agama luas menentramkan hati
Begitu banyak penilaianku terhadap seorang cowok
Jadi, sebenarnya aku adalah cewek jahat
Jangan pernah mendekatiku karena aku jahat
Aku tidak mau menyakiti seseorang
Biarlah aku tersakiti karena aku sudah menyakiti banyak cowok
Mungkin ini karma dari Allah karena banyak menolak cowok yang sebenarnya aku ingin diperhatikan mereka.
Karena aku tidak ingin pacaran, aku ingin diseriusin
Semua cewek memang ingin sekali diseriusin
Aku butuh seorang yang bisa membimbingku dari kegalauan ini yaitu dewasa. Karena terkadang aku sulit mengambil sebuah keputusan. Pikiranku penuh dengan hal yang merumitkan orang lain. Untuk menelusuri itu, harus menjadi seorang psikolog dulu, diberi pertanyaan satu persatu dengan jelas dan runtut.
“Jangan sentuh area sensitifku, aku mudah goyah!”

Bahaya Sembuh




Alhamdulillah kalau sembuh begini, aku sudah tidak mempedulikan seorang cowok atau siapapun itu. Bahayanya ketika sembuh bahwa diri ini merasa benar dan tidak mau di dikte oleh siapapun, bisa dibilang egois tinggi. Harus ada yang membimbing emang, dan berharap kanda-kanda memperhatikan kader yang seperti ini.
Bisa jadi kader yang seperti ini lepas dengan mudahnya karena tidak ada tujuan yang dicapai alias aku sudah tidak menginginkan Heru ataupun lainnya. Mungkin pola pikirku kembali lagi yaitu “Masa bodoh dengan semuanya”. Ketika aku tersakiti, aku mulai sok imut dengan tingkat tinggi padahal aku sebenarnya orangnya cuek alias jahat kepada orang lain. Aku tidak tahu harus bagaimana dengan sifat ini ?
Apa yang sebenarnya aku cari di dunia ini ?
Terkadang aku ingin menonton film anime, drakor, dll dengan sepuasnya. Aku tahu bahwa dunia ini keras, jika kita terus seperti ini, kita akan hilang ditelan bumi.  Aku sudah tidak tahu apa yang aku cari di dunia ini ?
Terasa hampa
Hampa sekali
Tidak ingin melihat dunia lagi
Bukan karena aku membenci orang-orang
Karena aku butuh tertawa lepas
Tidak memikirkan dunia
Tidak memikirkan semuanya
Kenapa harus mempedulikan orang lain yang tidak peduli padaku ?
Inilah keegoisanku dan negative thinking ku .
Entah kapan akan sembuh ?
Kadang sok pintar, kadang sok keras kepala, kadang sok bahagia, kadang sok sedih, yang aku inginkan adalah tertawa, bergembira bersama-sama tidak memikirkan apapun. Harus ada yang mengubah pola pikirku dengan sabar karena aku sudah berkecimpung dengan duniaku berpuluh-puluh tahun lamanya.
Aku mempunyai pola pikir yang belum bisa aku ubah :
1.      Aku jahat karena aku tidak akan membuka hati kepada cowok yang sudah punya teman dekat karena aku tidak ingin menyakiti cewek tersebut
2.      Jangan mendekatiku kalau tidak berniat serius karena aku bisa merasakan itu.
3.      Jangan pernah mendekatiku kalau masih pilih-pilih dengan cewek lainnya karena aku bisa merasakan itu, katakan padaku jika kau hanya menginginkan aku (sifat egoisku muncul)
4.      Jangan bermuka dua di depanku karena aku bisa merasakan itu
5.      Jujurlah padaku apapun itu meskipun menyakitkan, aku akan kagum dan terima itu semua karena aku suka kejujuran.
6.      Jangan pernah merendahkan aku di depan orang lain karena itu menyakitkan
7.      Aku akan menghargai orang lain jika mereka memberiku kepercayaan untuk maju
8.      Aku akan setia ketika seseorang itu jujur padaku, dia akan menjadi sahabatku
Aku memang tidak sempurna karena aku sangat egois dalam pemikiran. Belum bisa melihat dunia luar yang baik sekali seperti mereka. Maafkan aku tidak bisa membahagiakan kalian, maafkan aku menjadi kader yang egois dan membutuhkan dukungan setiap hari. Aku suka sekali jika dimintai tolong oleh kalian apapun itu karena aku suka sekali direpotin oleh seseorang. Merasa diri ini berguna gitu.
Kader seperti ini, tolong repotin apa saja, aku akan siap melakukannya jika bisa aku lakukan karena membantu seseorang ada kebahagiaan tersendiri dan merasa diri ini berguna. Ajaklah aku agar aku bisa mengerti dunia luar seperti apa.  Menyenangkan kah? Atau malah menyeramkan ?
Di umurku yang sudah tidak mudah, sudah aku lalui disakiti itu bagaimana jadi buatlah diri ini bahagia dengan meminta bantuan kepadaku karena aku butuh tersenyum melepaskan duka lara dan saling membagi kasih sayang sesama orang lain. Karena hidup itu berharga jika diri ini juga berharga.

“Aku tidak sempurna tanpa kalian yang menyempurnakan”
HmI dan FLPku tercinta

Perjuangkan Aku!


Lelah
Letih
Memperjuangakan

Sudah muak
Memperjuangkan dia
Sudah terkapar
Mempertahankan dia

Kau tahu
Tangisan selalu keluar
Tak terjamah waktu
Menggores luka

Ingin tahu
Rasanya diperjuangkan
Ingin merasakan
Rasanya dicintai

Aku berhenti
Untuk mencintai
Aku diam

Apa rasanya diperjuangkan ?
Siapa yang sampai akhir
Memenangkan hatiku
Itulah kasih sayang yang akan aku berikan

Aku mudah
Mencintai orang
Mengagumi orang
Dengan sejuta keunikkan mereka

Cintai aku
Semua kekuranganku
Semua sisi gelapku
Semua keunikkanku
Aku akan setia

Karena
Aku tidak ingin menangis lagi
Aku ingin tersenyum di penghulu
Bersama jodoh terbaikNya

JADILAH DIRIMU SENDIRI. Powered by Blogger.